Story cover for Tsundere by millganuari
Tsundere
  • WpView
    Reads 586,021
  • WpVote
    Votes 20,742
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 586,021
  • WpVote
    Votes 20,742
  • WpPart
    Parts 11
Complete, First published Jan 31, 2018
Mature
Semua orang tahu Ali.
Prilly juga tahu Ali. Hanya sekedar tahu, tapi tidak saling mengenal. Namun Ali tidak pernah tahu, bahwa Prilly adalah salah satu perempuan yang berada di sekolah yang sama dengannya. Mereka tidak berencana terlibat satu sama lain. Prilly juga tidak mau dan tidak akan pernah mau mengenal Ali.

Ketika Ali yang arogan, dingin, kasar dan tempramen itu menjadi daya tarik semua perempuan di sekolah, Prilly tidak menaruh perhatian pada laki-laki itu sama sekali.

Tapi sekali Prilly berurusan dengan Ali, hidupnya tidak pernah tenang semenjak hari itu.



copyright©2018 by millganuari

[+] Published : 7 Februari 2018
[+] End : 20 Mei 2018
[+] Highest Rank #56 in Fanfiction (11 Mei 2018)
All Rights Reserved
Sign up to add Tsundere to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
You may also like
Slide 1 of 9
Fragile cover
All About Us (COMPLETED) cover
My Genius Secret Admirer cover
I will meet you cover
Prilly, I love you! | END cover
Stay (Away) cover
The bad girls (Completed) cover
PLAYBOY | TAMAT [✔] cover
Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit] cover

Fragile

25 parts Complete Mature

Prilly mencintainya. Mencintai sosok berandalan yang tak pernah menganggap dirinya ada. Ali Atha Fahlevi, sosok pria yang tempramental dan emosional, ia selalu menyakiti hati maupun fisik Prilly padahal Prilly adalah kekasihnya. Ali lebih asyik dengan dunia malamnya, Prilly seolah hanya menjadi pelampiasan Ali ketika Ali tengah membutuhkannya. Beribu-ribu luka Ali berikan pada Prilly, tapi Prilly tetap mencintainya. Beribu-ribu pedih yang Prilly rasakan tapi Prilly tetap menyayanginya. Hanya hitungan jari Ali dapat membuat Prilly bahagia walaupun setelah itu Ali kembali membuat Prilly terluka. Rapuh hatinya ketika ia mengingat semua perjuangannya, apa Ali tak pernah mencintainya? Apa Ali tak pernah menganggapnya ada walaupun hanya sedikit saja? Lalu, jika Ali tak mencintainya kenapa Ali masih mempertahankannya dan tak ingin ia pergi meninggalkannya?