You (just for me)

You (just for me)

  • WpView
    Reads 5,352
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 22, 2018
Cup.. Belum selesai tasya melanjutkan, tasya dibungkam untuk kedua kalinya oleh bibir alex. Tasya pun diam kembali, alex pun melepasnya lagi. "dengerin gue ngomong, gue itu cuman deketin sebagai teman, dhini pun begitu, dia bantuin gue selama ini supaya gue bisa deketin lo, gue udah mulai tahu tentang lo, itu karna dhini, rencananya gue besok mau mulai pdkt sama lo, tapi gue kepergok dan gue malah dituduh sama dhini" terang alex kembali. "terus lo, ngasih hadiah ke dhini" tanya tasya. "ternyata lo kepo juga, lo cemburu yaa.." "nn..ggak kok" "bilang aja nggak apa-apa, ya gue jelasin, gue ngasih hadiah titipan ari teman gue, dhini nggak mau dikasih imbalan. Jadi, gue comblangin ari sama dhini berhubung mereka jomblo ya gitu deh,, ari nitip hadiah buat dhini dan gue selalu dapat informasi tentang lo plus gue pengen lihat lo senyum, lo sadar nggak sih gue senyumin lo tapi lo nggak balas". "nggak" "nggak peka" "terserah gue" "ok, gue nyerah" "lo maunya apa?" "gue suka sama lo, 3 detik lagi gue jatuh cinta sama lo. 1 2 3 sekarang gue cinta sama lo".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • Menyimpan Rasa
  • AFTER MBROJOL | TERBIT✓
  • Letha
  • Aku Takut Dicintai
  • ALVANSA [Completed]
  • Fall And Love
  • Sejarah Mantan (COMPLETED)
  • AKASYA

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines