Sweet Punishment (Regret Story #1)

Sweet Punishment (Regret Story #1)

  • WpView
    LECTURAS 54
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 3, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
(Sixth Story- Dark Romance) Tahukah kalian rasanya di sakiti tanpa tahu apa yang terjadi? Bagaimana rasanya disiksa hingga batas kepedulianmu di uji berkali lipat? Siapa pun itu akan menyerah jika itu sudah mencapai batas toleransinya. Di sakiti karena kesalahan orang lain di masa lalu? Bukankah itu suatu tanda tanya yang besar. Tersenyum, sabar dan mencoba tegar itulah yang dilakukan Nadin selama ini. Keburukan di balas dengan kebaikan bagaimana dengan itu? Dia mengetahui ada dinding yang tidak bisa ia panjat. Segala sesuatu selalu ada batasannya termasuk kesabaran. Tapi jika itu sudah menyangkut perasaan yang mendalam, hanya tuhan yang mengetahui kisah akhir dari hidupnya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nearby Relations
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • BELENGGU [COMPLETED]
  • RedFlag [End - Lengkap]
  • Lembayung Terakhir
  • Sekeping Cinta Lara
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • Ananda✔️
  • Dia (Omku) Suamiku (COMPLETED) SEBAGIAN CHAPTERS DIUNPUBLISH YA
  • Bukan Pernikahan Impian(TAMAT)

Nadine pikir hidupnya sudah cukup berantakan. Baru saja dikhianati orang yang paling dia perjuangkan - David. Pacar yang selama ini dia bela mati-matian di hadapan orang tuanya. Melawan larangan, berdebat tanpa henti, jadi anak paling keras kepala di rumah, semua itu berujung sia-sia. David justru berpaling diam-diam. Belum sempat membereskan lukanya, Nadine dihadapkan pada kejutan lain. Ibunya mengenalkan seseorang. Calon jodoh pilihan keluarga. Dan orang itu... Narendra. Tetangganya sendiri. Yang seumur-umur paling cuma di sapa waktu lebaran doang. --- Narendra datang dengan hidupnya sendiri. Baru pulang dari Jepang, fokus utamanya sederhana: kerja, bangun karier, hidup tenang. Tapi baru juga adaptasi di Jakarta, ibunya sudah datang dengan misi lain: menikah. Dan nama calonnya... Nadine. Anak bawel yang dulu cuma lewat-lewat di depan rumahnya doang. Narendra bisa saja menolak. Tapi bukannya langsung menentang keluarga, dia justru menawarkan sesuatu pada Nadine. Sebuah kesepakatan. Rencananya sederhana: Jalanin aja dulu, kalau memang tidak cocok, keduanya bisa mundur tanpa beban. Dengan alasan yang logis - sudah mencoba, tapi tidak berhasil. Terdengar mudah. Sampai keduanya mulai menyadari... justru bagian paling sulit dari semuanya adalah menahan hati agar tidak benar-benar jatuh. Karena ternyata, perasaan nggak pernah sesederhana itu. "Katanya cuma kesepakatan. Kok malah kayak pacaran beneran?" -------------------------------------------------------- ©Nmikasa2024

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido