Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
HIM [Completed]

HIM [Completed]

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 1, 2018
"Kita jalani aja dulu" Tertera dikertas tisu yang aku dapat dari cowok kelas sebelah yang cakep itu. Bisa gila aku baca nya berulang kali. Mana lagi dia ngasih nomor handphone. Dan saat itu aku sama sekali ga punya handphone, karena emak sama bapak ku ga izinin aku buat punya. Kata nya nanti nunggu kuliah aja. Gila aja, temen aku semua pada punya hape. Nunggu kuliah? Aish. Itu sekitar jaman 2010, hape masi nokia kalau engga pun yang android gitu. Apple mah belum banyak pake. Kalaupun iya itu masi iPhone 3G, kalau ga salah. Oke, sebenarnya masalah SMS bisa dipikirkan nanti. Nah ini tadi yang barusan aku kutip dari kalimat dia di surat. "Kita jalani aja dulu" Apa sih maksud dari kalimat ini? . . . Nostalgia nih! Ini ceritanya based on tahun 2010-an dimana masih menggunakan hape seadanya dan internet belum begitu booming. Kuy Kepoin ceritanya! ;)
All Rights Reserved
#193
novelremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Sejarah Kita
  • Ada Cinta di Kota Gudeg
  • Semua Tentang Kita
  • My Duchess / End
  • Choices
  • MOVE ON ✅
  • Cold Ceo's Favorite Wife

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines