Pusat Semestaku

Pusat Semestaku

  • WpView
    LECTURAS 1,881
  • WpVote
    Votos 779
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 5, 2018
Novel ini menceritakan tentang sosok laki laki yang selalu menjadikan ku pusat semesta yang paling bahagia di bumi . Laki laki itu seorang manusia yang diciptakan oleh Tuhan dengan kelebihan yang sempurna parasnya yang tampan, tuturkata nya yang lembut dan beribu kata manis yang ia lontarkan dengan porsi yang pas dan tak berlebihan serta kesederhanaan dan kemisteriusan yang penuh dengan teka teki yang mampu membuatku tak berdaya.
Todos los derechos reservados
#897
roman
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • [End] Behind The Wedding
  • a promise
  • BUANA [COMPLETED]
  • SEMPURNA
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • The Ugly Duckling

Peringatan: Rate: 21+ Harap bijak dalam memilih bacaan. "Aaah ...." Sebuah desahan lolos dari bibir seorang wanita ketika seorang pria kini sedang mencumbu mesra dirinya. Wanita yang sedang duduk di atas pangkuan pria itu terus mendesah nikmat dengan mulut yang terbuka ketika pria itu tengah mencumbu bagian lehernya. "Ah ... Terus!" desahnya bahkan sebelum pria itu memasukkan miliknya. "Sepertinya kita butuh kamar, honey," bisik sang pria dengan suara serak dan beratnya, benar-benar sangat sexy sekaligus menggairahkan, membuat si wanita bergidik merasakan aura sang pria. ***** Manora James, seorang wanita yang sangat mencintai Aldrich Hamilton, yang tak lain merupakan kekasihnya sejak bangku perguruan tinggi. Keduanya memilih menikah ketika Aldrich memiliki pekerjaan tetap di perusahaan milik keluarganya. Namun, semakin hari sesak semakin menyelimuti hatinya. Bagaimana tidak, Aldrich yang dulunya sangat perhatian dan sangat mencintainya kini berubah menjadi dingin dan tak tersentuh olehnya. Jangan lupakan kebiasaan pria itu yang kini lebih senang menghabiskan waktu di luar dengan para wanita bayaran. Perlahan Manora mulai bertanya, apa dirinya harus bertahan di tengah dinginnya pernikahan mereka atau memilih pergi dan melupakan segala sakit yang membelenggunya. Manora dilema, antara bertahan dan pergi, apa yang harus ia pilih?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido