Senja Yang Sunyi

Senja Yang Sunyi

  • WpView
    LECTURI 1,551
  • WpVote
    Voturi 6
  • WpPart
    Capitole 19
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare dum, iul 16, 2023
WpInfo
NON-FICȚIUNE
Senja memang selalu indah. Mataharinya, anginnya, suasananya, serta ceritanya. Terutama, cerita yang dilengkapi aku dan kamu. Yang berawal dari sebuah dongeng, mimpi, dan harapan. Hingga akhirnya, semua menjadi nyata, atas hasil do'a yang tak bersuara di sepertiga malam kepada Rabb yang Maha Perkasa. Yang mendengar setiap sebutan namamu dalam bisikanku kepada-Nya, yang menenangkanku dengan ayat-ayat-Nya ketika ku resah tak tentu arah, dan yang memelukku erat ketika ku lelah menyebutmu dalam bisikanku diatas sajadahku. Tapi Dia selalu menghadirkan keindahan, baik itu dalam senja, dalam malam, atau dalam siang. Semuanya indah, karena Dia yang Maha Indah juga memberikan kamu untuk menghiasi hidupku agar lebih indah pula. Tapi mungkin tidak semudah itu Tuhan memberikan kebahagiaan kepada orang-orang sepertiku. Yang mungkin malah tidak pantas mendapat kebahagiaan. Hanya pantas mendapatkan lara dan luka. Tapi kenapa, Tuhan masih menganugerahkannya? Inilah perjalananku. Bukan yang termudah, tapi juga tidak seberat yang kupikirkan. Tapi netral, dan kujalani seperti air mengalir di atas sungai. Menghindari batu-batu yang menghalangi dengan sekuat tenaga, juga berancang-ancang ketika didepanku adalah jalanan buntu.
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • senja di matamu
  • Behind the Silence
  • (Bukan) Keluarga
  • Akhir Penantian Diujung Senja

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut