Dire: Dunia Ketiga

Dire: Dunia Ketiga

  • WpView
    Membaca 542
  • WpVote
    Vote 57
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 13, 2018
Cerita tentang dunia pasca Perang Dunia Ketiga. Negara-negara besar berperang melawan Dire, yaitu ras makhluk baru berkekuatan super yang tercipta di masa-masa akhir perang. Kekuatan dihimpun dalam sebuah organisasi bernama Maxi yang bertujuan untuk menumpas seluruh Dire di dunia. Sementara para Dire menciptakan konflik sendiri di antara mereka. Konflik panjang yang terjadi menyebabkan Dire dan manusia tidak sadar saat makhluk mengerikan yang dinyatakan musnah beberapa puluh tahun yang lalu kembali bangkit, menunjukan eksistensinya dan menebarkan teror ke seluruh penjuru dunia. . . . Cerita akan bersudut pandang dari beberapa karakter utama cerita. Dengan konflik masing-masing dari karakter yang akan menjelaskan dunia dystopia secara luas dan mendalam. Tiap konflik dari masing-masing karakter akan ditarik menuju benang merah konflik utama cerita.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
crisis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Shadow Order
  • Mysterious girl
  • 3 SERANGKAI DARI DUNIA YANG TERLUPAKAN
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Dilema kakak baru
  • The World that you know
  • Kost Anggori | Segera Terbit

Manusia selalu saja serakah dan tidak dapat berdamai sesamanya. Perang telah menghancurkan peradaban yang lemah dan memperkokoh keberadaan peradaban yang kuat. Manusia tak ubahnya binatang yang lain. Terus berulang hingga Perang Tiga Puluh Tahun terjadi. Tidak hanya melibatkan dua atau tiga negara, tapi melibatkan seluruh dunia, membuat dunia jatuh ke dalam krisis. Kemudian, hal itu terjadi. Sebuah kekuatan meninggalkan lubang raksasa yang bahkan terlihat jelas dari angkasa. Dunia ini mengenal kekuatan itu sebagai Phantom. Perang terhenti karena mereka sekarang diteror ketakutan akan kekuatan besar itu. Mata mereka saling menaruh curiga. Satu-satunya yang menjadi landasan perdamaian adalah ketakutan. Biarlah, manusia memang butuh ketakutan agar mengetahui betapa lemahnya mereka.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan