Maya Dan Cicin Di Jarinya (Cerpen)

Maya Dan Cicin Di Jarinya (Cerpen)

  • WpView
    Membaca 5,021
  • WpVote
    Vote 463
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadLengkap Jum, Apr 26, 2019
Jangan bicarakan lagi soal menunggu. Maya sudah menunggu terlalu lama dan kepingan hati yang berharap itu sudah seringkali cemas. Wanita yang telah lama beranjak dari usia belia itu sudah melewati kepala tiga dan masih saja sendiri. Belakangan tampaknya sifat Maya pun mulai berubah. Senyum ceria dan celoteh panjang menjadi barang langka. Ia tampak makin serius dan itu membuat keningnya sering tampak berkerut. Sekujur wajah dan tubuhnya kini gelap, suram, tampak seperti diselimuti kabut pekat. Kecuali ketika kedua matanya menangkap sesuatu yang selalu membuatnya tampak berbinar-binar untuk sesaat. Ya, sesaat saja. Dan kemudian meredup kembali.
Domain Publik
#317
popular
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • »The Love Behind Secrets!
  • Say You Love Me Too
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Cinta Yang Tak Pernah Selesai
  • USAI? (On Going)
  • My Wild Young Lover (Tamat)
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Angel To Raya (END)
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Bukan Istri Bayaran(End)

~ Cinta di Balik Misteri. Adalah bayangan yang berjalan bersisian dengan malam. Ia tak pernah benar-benar terlihat, namun terasa menusuk hingga ke relung jiwa. Ia lahir dari keheningan yang tak wajar, dari rahasia yang sengaja tak diungkapkan, dan dari tatapan yang menolak banyak bicara, tapi menyimpan ribuan pertanda. Bukan kata cinta yang diumbar, melainkan jeda panjang, dalam penuh makna yang menyelinap seperti bisikan di balik dinding gelap. Cinta ini bukan pelukan hangat, namun langkah pelan yang mengikuti dari kejauhan, hadir dalam mimpi-mimpi, dan muncul saat kenyataan mulai retak. Sebuah ketertarikan yang tak bisa dijelaskan secara logika, hanya bisa dirasa. Seperti cahaya samar di ujung lorong gelap, yang entah akan menuntun, atau justru menyesatkan. ~ Cinta ini bukan tentang rasa nyaman. Namun tentang waspada, tentang detak jantung yang berpacu cepat bukan karena senang, tapi karena firasat. Dan saat dunia mulai mempertanyakan siapa yang bisa dipercaya.. Cinta itu tetap diam. Berdiri di balik tirai Misteri, tersenyum samar, dan menunggu waktu untuk membuka siapa yang sebenarnya memegang kendali. -Kirana Aileen Inara. @anaalovely4

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan