Aku, Kamu Dan Mereka

Aku, Kamu Dan Mereka

  • WpView
    LECTURAS 21
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 28, 2018
"Aku hanya takut. Karna yang aku tau bahwa CINTA gak seindah namanya" ~Aranada Sygta "Menurut gw seharusnya manusia ngerasain CINTA itu satu kali aja. Kalo misalkan ada orang yang ngaku udah berkali-kali jatuh cinta, gw meragukan kalau itu CINTA beneran atau bukan " ~Adistya Resya Amatara "Buat apa kita ngerasain CINTA kalau ujung-ujungnya justru kita yang bakalan sakit nantinya. Buang-buang waktu, tenaga, dan gak bermutu tau gak!" ~Nandira Winata
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Jatuh Cinta Lagi
  • TEMAN
  • Time Release
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • You are in my past and my future [END]
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • Lily Terakhir

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido