The Juliard

The Juliard

  • WpView
    Reads 1,714
  • WpVote
    Votes 342
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 25, 2018
Wenindya Juliard namanya. Gadis yang hidup dalam dunia di dimensi yang berbeda. Ice Queen, tidak normal, gila, psikopat Adalah julukan-julukan untuknya dari orang-orang yang mengenalnya sekilas. Hanya nama. Tidak lebih. Hidupnya hanya abu-abu sampai kemudian satu persatu malaikat muncul dan membentangkan sayap mereka untuk melindunginya. Akankah sayap itu bertahan selamanya? Atau harus gugur dikala ia tahu bahwa salah satu malaikat itulah yang justru mengundang bencana untuknya? Ket : CERITA PENUH MISTERI. SETIAP CHAPTER MENGANDUNG TEKA-TEKI YANG SULIT TERDEFINISI ATAU JUSTRU MENYULUT EMOSI. SELAMAT MENEBAK-NEBAK DAN TENGGELAM DALAM IMAJINASI😊 _New(wen)story_ Februari, 2018 -Revisi- Mei, 2018
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WUNDE ( Selesai )
  • Dark Angel [END]
  • The Most Wanted [COMPLETED] (REVISI)
  • Destiny [COMPLETED]
  • JENDRAL
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • The End of Keyra's Revenge
  • Possessive Psychopath (TERBIT)

🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀 Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

More details
WpActionLinkContent Guidelines