Promise
  • WpView
    Odsłon 217
  • WpVote
    Głosy 53
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja śr., lut 28, 2018
Jika mencintai orang dengan cara yang mudah ada, kenapa menggunakan yang sulit? Mungkin Alya tak secantik Selena Gomes, Katty Perry dan tak sesemog mbo Bule si oenjaga kantin. Tapi tatapan matanya mampu mengalahkan tatapan jutaan mata pada waktu yang sama. Matanya indah dan senyumnya manis, sampai sampai memunculkan lubang di pipi. Cukup dalam. Dan mampu menghipnotis senua orang. Bagi Alya, Dewa memang orang ganteng. Dan bagi Alya, sebuah kemungkinan terbesar Alya untuk tidak bisa memilikinya karena alasan itu. Dewa terlalu ganteng.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Friendship In Love
  • Renjana
  • ELVANO
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • DANADYAKSA
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • ON SIGHT (Completed)
  • Rumah Tanpa Atap

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści