GENRE:+20 ROMANCE
Jadilah pembaca yang bijak mohon di tap tiap page nya karna anda adalah orang yang baik.
perkelahian membuat lelaki itu pergi perasaan gusar bercampur senang melihat wanita yang di tolongnya tidak terluka,diruangan itu aku di rawatnya membersihkan bekas sayatan lumayan dalam mengiris daging di tangan kiriku,aku menatapnya saat ia membersihkan lukaku,raut wajahnya senang akan hadirku di sisinya,senyum indahnya bersemi membuatku berperasaan tidak menentu,pandanganku tertuju pada dirinya seolah menantangku melakukanya,aku pegang tanganya ia hanya terdiam dan ia hanya sedikit bicara,lakukanlah jika itu maumu,tanpa bertanya lagi aku segera menindih tubuhnya,ciuman hangat mendarat di pipi dan bibirnya,tatapanya membuatku sangat bernafsu ku coba melepaskan pakainya satu persatu hingga sampai yang tertinggal hanya pakaian dalam saja,dia masih tersenyum aku menikmati senyumanya dan sangat merasa tertantang,aku lepaskan pakaianku seluruhnya hingga tanpa ada satupun yang melekat di tubuhku,ku buka pakaian dalamnya dan ku coba melakuakanya hingga sampai dia menikmatinya dengan rintih kasih sayang di tubuhku,lama aku melakukan denganya dan usai sudah semua kenikmatan itu terjadi.
"Kau tidak akan hamil,"
Kegiatan Abigel yang tergesa-gesa ingin meminum obat yang baru saja ia temukan didalam laci terbatuk seketika mendengar suara berat dari belakangnya. Dan___ sejak kapan pria itu berdiri disitu?
"Maksud om?"
"Saya tidak bisa punya anak,"
Wajah panik Abigel berubah kaget, jadi maksutnya pria jangkung berbadan kekar didepannya ini mengatakan bahwa dirinya tidak subur? Alias infertilitas?
What?
Dirga mendekati perempuan yang sekarang terduduk lemas dengan selimut tebal yang masih membungkus tubuhnya.
Entah karena syok akan ucapannya barusan atau baru teringat dan menyesali akan kejadian semalam, atau apapun itu ia tidak peduli.
"Kau memang tidak akan hamil, tapi Jangan sampai ada rumor yang tidak jelas, saya benci dengan scandal, kau pahamkan apa saja yang bisa kuperbuat, jadi jangan coba bermain-main lagi denganku," peringat Dirga.
Setelah meninggalkan sebuah cek bernilai ratusan juta diatas nakas. Pria itu berbalik dan pergi dari sana dengan gaya angkuh-nya.
____
Abigel menatap nanar benda yang berada ditangannya. Bagaimana bisa ucapan yang ia dengar beberapa hari yang lalu bisa semeyakinkan itu ditelinganya.
"Sekali bikin langsung jadi? Dasar om om jelek!"
"Katanya aman, gak bakal hamil,"
"Ini kok garis dua?"
____
Penasaran? Baca kuy!
18+
Revisi nunggu cerita tamat🙏