Story cover for Alend by Noviele
Alend
  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Feb 04, 2018
Ada 1 hal yang ingin kutanyakan pada kalian.

"Apa yang akan kau rasakan ketika melihat 'kematian' berada didepan kalian ?"

Takut ? Panik ?

Yah, memang manusia dilahirkan untuk merasakan emosi. Dan setiap emosi akan saling melengkapi sampai manusia menutup tirai hidupnya.

Tapi apa kalian tau ? Kalau ada 1 hal yang paling mendominasi dari itu semua. Terutama ketika diambang kematian.

Yaitu, "Pikiran kosong."

Alibiku berdasarkan pengalamanku. Aku merasakannya sendiri ketika kematianku 8 tahun yang lalu.

Aku benar benar tidak menyangka ketika Truk Box saat itu melintas tepat didepanku.

Rasa sakit yang tidak akan bisa tergantikan.

Aku saat itu sudah mati dan aku sadar akan itu.

Tapi entah kenapa ketika aku mencoba membuka mataku...

Sosok IBLIS tiba tiba Tertawa tepat didepan mataku.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

*Cerita ini hanya sebatas hiburan. Isi cerita tidak memiliki tujuan tertentu.

Selamat membaca !!! ^.^
Jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya juga !!! ^ω^
All Rights Reserved
Sign up to add Alend to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Revenant: Kuntilanak Penyelamat by mrcoyman
11 parts Complete
Kehidupanku begitu indah dan penuh dengan warna. Tidak semua orang memiliki keistimewaan untuk menghidupi kehidupanku. Aku cinta penuh terhadap Ibu dan ayahku yang membesarkan Aku. Dan Aku cinta semua teman sekolahku meskipun perseteruan dan masalah ada di antara kita. Tetapi semuanya sirna dalam satu jentikan jari. Hanya butuh satu insiden saja untuk mengakhiri hidupku di dunia ini. Aku melihat tubuhku sendiri penuh dengan darah, dan tulang yang patah dan rapuh. Satu momen yang berlangsung selama 5 menit saja bisa menghancurkan kehidupan yang dibangun bertahun-tahun. Namaku Angeline dan umurku masih 14 tahun. Sebagai arwah gentayangan. Aku berkelana ke tempat-tempat familiar dan menemui mereka yang terdekat dengan aku. Dari sekian banyaknya teman-temanku yang terdekat, seorang anak di kelasku yang dianggap aneh adalah satu-satunya yang hidup yang bisa mendengar perkataanku berkat dari talenta kususnya. Dan dari terjalinnya komunikasi antara Aku dan Alina, kita menciptakan sebuah persahabatan yang baru di tengah-tengah duka dan tragedy. Sebagai roh orang mati, Aku berprasangka akan menghabisi akhiratku di dalam penyesalan, amarah, dan binasa. Seperti apa yang banyak orang pikir sebagai hantu gentayangan yang haus akan balas dendam, meminum darah anak-anak, dan membawa ketakutan, kutuk, dan mala petaka kepada yang masih hidup. Tetapi Aku tidak pernah berpikir mengenai balas dendam ataupun kebencian kepada siapapun. Aku tidak tega untuk menyakiti orang lain semenjak Aku masih kecil dan begitu juga setelah Aku mati. Aku selalu membantu orang yang lemah, dan menemani mereka yang kesepian. Demikian hal yang sama juga yang ingin kuliakukan sepanjang kematianku sebagai roh yang tersesat. Banyak sekali yang kudapatkan di sepanjang pengalamanku sebagai roh mati. Terutama dengan bangkitnya kuasa gelap yang melandai ibukota, menyelamatkan perempuan yang hampir mati, dan melawan para penjahat. Apakah kematian ini adalah akhir dari riwayatku. Atau awal kehidupan yang baru?
Aku Bukan Vellyne [END] by anvaya11
53 parts Ongoing
FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMASUKI AREA‼️ --- Zellyn Starla Marvelyn adalah seorang gadis dengan satu cita-cita sederhana, yaitumasuk surga. Namun, bukannya disambut gerbang nirwana, ia malah terbangun di tubuh Vellyne Xaveira Prameswari, seorang sahabat karib si antagonis dari novel terakhir yang ia baca. ​Dalam narasi asli novel tersebut, Vellyne adalah boneka yang hanya mengikuti arus, terseret dalam berbagai konflik, dan berakhir mengenaskan sebagai korban tanpa keadilan yang kematiannya hanya berfungsi sebagai bumbu tambahan dalam cerita. Kini, dengan tubuh baru dan pengetahuan akan takdir yang mengerikan, Zellyn menolak mati sia-sia demi alur. Ia bertekad merasakan semua manisnya hidup yang belum sempat ia raih di kehidupan sebelumnya. ​Apakah ia akan membiarkan benang takdir Vellyne menjeratnya kembali ke kuburan dingin yang sudah diramalkan sang penulis? Atau, dengan licik ia akan menyabotase plot yang sudah tertulis, dan mengukir ulang ending cerita sesuai keinginannya? Di antara intrik para tokoh utama, rahasia yang kian mengejutkan, dan romantisme yang tak terduga, permainan mengubah takdir telah dimulai. ​"Semoga kehidupan ini lebih baik dari sebelumnya... dan lebih seru!" ​Ke mana arah cerita ini? Mari kita saksikan langkah cerdik sang figuran yang menolak mati! --- Setiap manusia diberi pikiran yang berbeda, jadi... DON'T PLAGIAT 🫰🏻 ⚠️⚠️⚠️⚠️ Mungkin ada beberapa chapter yang agak aneh, itu karna aku revisinya waktu lagi ngantuk berarti. Maaf ya... ⚠️ Tinggalkan jejak setelah membaca ⚠️ Kalo tidak suka, pura pura suka aja (: HAPPY READING‼️
You may also like
Slide 1 of 10
Full Of Scratches cover
Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS) cover
Rasa Tanpa Kata cover
30 Hari Menepi | END cover
Let's Make A Happy Marriage cover
Revenant: Kuntilanak Penyelamat cover
Inside Me [END] cover
Aku Bukan Vellyne [END] cover
Let Me Love You Longer cover
Jika Suatu Hari Aku Mati cover

Full Of Scratches

21 parts Ongoing

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *