Menunggu
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsqosya
Cinta lahir karena biasa, biasa bertemu, biasa memperhatikan, biasa mendengarkan, biasa berkomunikasi, biasa bekerja sama dan masih banyak kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan lainnya. Begitu pun dengan Alya, kebersamaannya dengan Raga tanpa sadar mampu menumbuhkan sebuah rasa yang tak halal meski ia berusaha untuk menepiskannya. Tanpa terasa rasa tumbuh karena sering dipasangkan dengan Raga dalam melakukan tugas kunjungan ke luar negeri. Bagaimana tidak, lamanya perjalanan yang ia lakukan sebagai diplomat seolah menciptakan keadaan yang menumbuhkan rasa itu. Sekuat tenaga Alya mencoba untuk bersikap biasa. Lain halnya dengan raga, yang berprinsip bahwa cinta itu tumbuh saat pertama kali bertemu. Menurutnya chemistry akan muncul dari kesan pertama. Alasan itu pula yang mendasari dirinya untuk menjalin hubungan serius dengan wanita yang menumbuhkan chemistry pada pertemuan pertamanya. Alya hanya bisa meremas ujung jilbabnya saat Raga memnta do'a darinya. Alya menguatkan dirinya dengan tersenyum dihadapan Raga, padahal hatinya seperti teriris. Pernyataan Raga tadi membuat Alya termangu. Ia menghela nafas panjang. Sebelum Raga meminta do'anya, Alya telah menerima telepon dari orang tuanya untuk ta'aruf dengan laki-laki pilihan orang tuanya. Alya benar-benar gamang, entah apa yang akan ia putuskan. Menerima tawaran orang tuanya dan melupakan Raga atau mengakui perasaannya pada Raga tapi beresiko hubungan kerjanya jadi tidak kondusif. Apa yang akan Alya putuskan? Nantikan dalam novel perdana yang berjudul "CAHAYA DI HATI ALYA"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Quarter Love Crisis
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Seruan Hujan
  • Aliana {On Going}
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Terjebak Cinta
  • Sebatas Memeluk Raga.
  • Suck It and See (Complete)
  • Labirin Hati

"Cinta itu nggak semuluk-muluk yang suka diomongin pujangga. Pada dasarnya, ya cinta cuma formulasi tiga elemen: intimacy- kedekatan, passion- hasrat, dan commitment- komitmen. Lebih logis dan gampang dicerna. Kalau tiga elemennya terpenuhi, berarti itu complete love. Kalau cuma intimacy sama passion, berarti itu romantic love. Kalau-" "Berisik." Juna berhenti. Senyumnya terulas. "Menurut Mbak, complete love itu ada, nggak?" Aya memutar tubuh kali ini. "Nggak. Sternberg juga bilang itu cuma teori, kan? Praktiknya jarang banget, bahkan nggak ada. Semua cinta di dunia ini seenggaknya kehilangan salah satu dari ketiga elemennya." "Menurut Mbak, kenapa bisa gitu?" tanya Juna lagi. "Apa karena manusia memang nggak mampu memenuhi tiga elemen cinta sekaligus? Dekat, penuh hasrat, juga berkomitmen?" *** Jadi anak kedua dari empat bersaudara nggak pernah mudah buat Aya. Dia bukan alpha businesswoman seperti Lala, computer genius seperti Abim, atau Instagram celebrity seperti Tata. Dia juga bukan calon diplomat dari keluarga cemara seperti Gatra, cowoknya empat tahun terakhir. Aya cuma suka jurnalistik, makanya pers mahasiswa jadi rumah keduanya. Sampai seorang anak magang bernama Juna mendatangkan krisis paling raksasa dalam hidup Aya. Krisis seperempat asmaranya. a novel by chocotwister © 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines