Tentang Clara

Tentang Clara

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Dear Dilan Yth, Dilan Di Bandung. Katanya Benar kata kau Dilan, Bandung itu sejuk. Enak dipandang, enak pula untuk dirasakan. Namun sayang itu dulu Lan. Iya, dulu yang ku dengar ada cerita tahun 1990 seorang perempuan yang mencintai Panglima tempur Geng motor di Bandung. Dilan. Ya seolah kau telah mengajarkan kami semua sebagai anak remaja yang diutus Tuhan sengaja diturunkan kepermukaan bumi, untuk menaklukan wanita atau kalo engga dengan membuat wanita tidak boleh susah seperti yang Dilan bilang: "jangan rindu. rindu itu berat. biar aku saja". Dari ucapan itupun mengajarkan kita agar tidak menyusahkan perempuan. hehehe Kembali ke topik tentang Bandung. Dulu memang benar Bandung mungin sejuk dan enak untuk kita rasakan. Namun kenyataan nya berbeda dengan sekarang. Bandung yang kata Dilan baginya adalah sorga untuk menjalin hubungan asmaranya dengan Milea. Kini telah menjadi sebuah kenangan. Bandung panas, berdebu, banyak orang serakah jabatan. Seandainya aku bisa meminta kepada tuhanku, Allah. Maka aku kan meminta menemui Bandung pada tahun 1990 yang engkau bilang. Biar tahu bagaimana sejuknya hidup dan bisa merasakan aroma sorga yang seperti engkau rasakan. Tapi tidak semua hal tentang bandung sekarang buruk, adapun yang membuat aku benar-benar berterima kasih. Kaya Milea yang berterima kasih, engkau Dilan telah dilahirkan dimuka bumi ini seolah untuk Dia. Sepertihalnya pula hari ini aku berterima kasih untuk Bandung. Sudah mau menampung Clara. Untukku rindu, untukku ajak nonton film Dilan, untukku ajak senang tentunya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Kala Cinta Bertumbuh dan Berlabuh [COMPLETED ✔️]
  • BANDUNG 02.00 PM
  • Bandung Dan Segala Lukanya
  • RAFKA NAZENDRA -BANDUNG
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • cinta dingin sang ketos
  • BANDUNG DAN KITA

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines