Orang Ketiga (Complete)

Orang Ketiga (Complete)

  • WpView
    LECTURAS 1,185,876
  • WpVote
    Votos 15,361
  • WpPart
    Partes 37
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, jul 10, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Warning 18+++ Mengandung kata-kata vulgar! "Tutupi payudara kamu dengan blazer aku ga suka kalau pria-pria itu menatap sesuka hati ke payudara kamu, hanya aku yang boleh. Hari ini kamu nakal sekali berani memakai baju seperti ini saat ada meeting, aku akan kasih kamu hukuman nanti." Sarah memperbaiki blazernya dan berusaha menutupi payudaranya dengan blazer dan juga berkasnya. Tetapi tangan Fandy tidak juga diam di paha Sarah, kaki Sarah yang tadinya ditumpukan ke kaki satunya harus melepaskannya dan duduk seperti biasa. Hal itu membuat akses Fandy untuk masuk ke paha dalam Sarah dengan mudah. Fandy sedikit meremas paha dalam Sarah dan mengelus daerah inti Sarah dari luar karna Sarah masih menggunakan CD nya. Sarah pasrah akan perlakukan Fandy saat ini karna Fandy tidak bisa dilarang dan Sarah berusaha keras untuk tidak mendesah dengan menggigit bibir bawahnya. Sesudah puas dari luar perlahan Fandy memasukkan jari tengahnya ke bagian inti Sarah dan itu membuat Sarah terkejut bukan main, tidak cukup satu Fandy memasukkan dua jarinya dan memainkan benda kecil di dalam sana dan nafas Sarah benar-benar memburu atas perlakuan Fandy. Kemudian Fandy menambah jarinya menjadi empat sekaligus dan semakin membuat Sarah menggila, Fandy mengeluar masukkan tangannya dengan cepat tetapi setelah itu Fandy menghentikannya dan menarik tangannya keluar.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Anyelir Selir (TAMAT)
  • KAISAR (21+)
  • I Win You (21+)
  • My Grip [End]
  • DEVIL LIKE AN ANGEL
  • Let Me In (OPEN PO)
  • OOSHANKA [TAMAT]

Laki-laki itu bergeming saat merasakan pelukan Anyelir. "Anyelir, kamu tahu kan, anak-anak nomor satu bagi aku? Jadi, jangan buat aku menomor duakan anak-anak aku, karena itu tidak akan pernah terjadi," ujar laki-laki itu dengan nada dingin. Siapa bilang menjadi perempuan kedua bahagia? Nyatanya, Anyelir tidak pernah merasa bahagia. Anyelir tidak pernah merasa dicintai lebih dari sang istri sah. Ah cinta? Laki-laki itu hanya mencintai dan mendamba tubuhnya saja. Anyelir ingin marah, tapi ia bisa apa? Anyelir hanyalah seorang selir yang selalu menjadi pilihan terakhir. Bahkan jika ia marah, kemarahannya pun tidak bisa ia luapkan pada siapa-siapa. Karena sekali lagi Anyelir hanyalah selir, tahu kan pandangan dunia, kepada dirinya seperti apa?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido