Consummate Love

Consummate Love

  • WpView
    LECTURAS 583
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 7, 2018
Secara eksplisit, rasa suka kepada seseorang membangunkan sisi egois manusia dengan keinginan untuk memiliki; menghakpatenkan, bahkan ada yang sampai pada tahap mendiskriminasi. Mutiara bukan sedang mencoba menguraikan sisi negatif dalam hubungan asmara, dia hanya berfikir logis. Bahwa secara teknis kita nggak punya kuasa untuk mengelola sikap seseorang sesuai dengan kebutuhan cinta kita. Setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam hubungan, Mutiara mulai membuka pikiran. Mencoba berbuat baik hati dengan memaafkan pengkhianat. Lalu, dengan keluasan hati yang entah darimana dia dapatkan, Mutiara berpasrah diri dengan kemana takdir akan menyerahkan perasaannya. Hanya saja, jika Tuhan sudi bermurah hati, Mutiara enggan di kembalikan pada mantan songong yang dengan sadis menertawakan tiap kali dia mengalami putus cinta.
Todos los derechos reservados
#451
funny
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sunrise in Nightmare
  • MARS and BUMI
  • AMNESIAL (END)
  • Perempuan Kedua
  • Boy Idiot Is Mine!
  • Mawar Hitam Berdarah
  • Vivi Nireesa 2 (Completed)
  • Aamiin Setelahnya
  • Istri Kedua

Kiran, begitu senang karena berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah tempat kerja impiannya dan sesuai profesinya. Tapi, tiba-tiba dia harus bertemu lagi dengan seseorang di masa lalunya. Karena bertemu dengan seseorang itu, hati Kiran yang dulunya kosong, mulai terisi lagi dengan Cinta. Tapi, ternyata seseorang itu telah berubah. Dia bukanlah lagi seseorang yang seperti di masa lalu Kiran. Lantas, apa yang harus Kiran lakukan? Akankah dia pergi menjauh dari seseorang itu, atau dia kembalikan lagi perlahan seseorang itu seperti dulu? Lalu bagaimana dengan rasa yang namanya CINTA? Akankah dua orang dari masa lalu yang bertemu lagi ini merasakannya lagi? lalu, apakah ada bumbu dari jalan penyatuan mereka? "Karena cinta datang tak mengenal waktu, tempat, dan kejadian. Dia datang tidak melihat siapa, kenapa, dan mengapa. Dia hanya mengikuti arah takdir berjalan menuntunnya." - Kiran -

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido