Dear Diary,
Hai, kenalin, nama gue Candara panggil aja Dara. Sebelumnya gue bakal kenalin satu orang lagi. Tapi tunggu dulu, lo harus tahu lebih dalam tentang gue . Gue itu kadang agak aneh sih, tapi gue jamin gue orangnya asik banget. Apalagi kalo lo traktir gue main trampolin setiap hari. lo harus tajir ga melintir, itu salah satu point plus untuk lolos jadi temen gue, karena ga mungkin dong gue main trampolin setiap hari buat traktir kalian semua, bisa boncos dompet gue sebagai anak sekolah yang belum berpenghasilan, better split bill. Lo nggak boleh norak dan harus fashionable, buat diri lo se aesthetic mungkin, jelas itu untuk kebaikan lo sendiri di era modern ini yang serba harus good looking. Gue orangnya aktif dan gue nggak suka sama anak yang lemot. Catat !
Lo nggak boleh naksir sama Faza, Faza punya gue, milik gue dan boyfriend selamanya, sampai akhir, sampai gue ngajak dia untuk nemuin orang tua gue buat halalin gue. Iya, jadi intinya lo nggak boleh menghilang saat gue butuh mencatat kejadian menyenangkan di kehidupan gue, termasuk saat pertemuan gue sama dia pasca trauma, kemudian detik detik gue nembak dia untuk pacaran yang kedua kali, again akibat pasca trauma, dan terang-terangan ngajak dia menikah di umur ke 17. Lo harus tau, dia sayang sama gue cuma pura-pura dan bodohnya gue nggak menyadari itu saking gue jatuh cinta pada pandangan pertama sama dia. Ah, lo ga perlu tau pokoknya, lo cuma harus jadi pendengar yang baik buat gue, selebihnya baca sampe ending, right?
Salam Cinta,
Candara.