The Villa

The Villa

  • WpView
    Reads 1,835,839
  • WpVote
    Votes 109,465
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 14, 2019
Momen liburan yang sangat menyenangkan berubah jadi malapetaka ketika mereka harus menginap di sebuah villa misterius. Awalnya mereka biasa saja saat tinggal disana, sampai suatu saat dimana mereka nekat masuk ke dalam ruangan yang selalu terkunci dan tertutup rapat. Sejak kejadian itu perlahan mereka mulai merasa ada yang tidak beres dengan Villa tersebut. Mereka jadi sering mengalami kejadian-kejadian janggal di dalam Villa sampai hilangnya satu-persatu dari mereka. Akankah mereka mendapat jalan keluarnya, atau justru mereka akan terjebak didalamnya? ________________ [book i] ©2018, aleflutter
All Rights Reserved
#18
mysterious
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HORROR PICNIC
  • Enam Sahabat Tak Terduga / bag. 1- Beraksi di Pulau Misteri
  • Misteri Rumah Keramat
  • Unexpected Situation (End)
  • MYSTERY OF THE ROOM
  • Adventure in Another World
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • BOUND : To The Voice Bellow
  • Kutukan Tumbal
  • VILLA TERKUTUK
  • TABIR ILUSI ( TAMAT )
  • Who's the Liar • OC✔️
  • HOLDER : Descendants of The Witch (END)
  • You Are My Ghost [SELESAI]
  • Pukul 3 Pagi
  • Walau Kau Tak Bernafas Lagi: Rahasia Dan Perlindungan
  • My Ghost (TAMAT)
  • Indigo Bobrok 2 [END]
  • Dibalik Cermin✔
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️

Salju turun terlalu lebat malam itu di pinggiran Gangwon, membungkus sebuah vila megah dalam kesunyian yang mencekam. Di dalam bangunan bernilai miliaran Won tersebut, aroma wine mahal bercampur dengan bau besi yang amis bau darah yang masih hangat. Tuan Park menatap pantulan dirinya di dinding kaca yang retak. Di belakangnya, tawa anak - anaknya yang biasanya mengisi ruangan kini telah bungkam selamanya. Tidak ada teriakan. Hanya ada keheningan yang menyesakkan seolah dinding - dinding marmer itu sendiri yang menyerap suara mereka. Ia tahu, tanah tempat bangunan ini berdiri tidak pernah menginginkan keberadaan mereka. Vila ini cantik, namun ia memiliki "perut" yang lapar akan nyawa. Sambil menggenggam erat sebuah kunci perak di tangannya, Tuan Park membisikkan janji terakhir sebelum kegelapan benar - benar menjemputnya. "Siapa pun yang masuk... tidak akan pernah benar - benar bisa pulang." Dua puluh tahun kemudian, kunci itu kembali berputar di lubangnya. Dan pintu vila terbuka untuk menyambut tamu - tamu baru dari seberang lautan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines