Blood Weapons

Blood Weapons

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 6, 2018
kisah ini menceritakan tentang seorang gadis dan teman nya yang berjuang untuk membela kebenaran sekaligus membebaskan orang tua nya. Illyasviel dan lucifer menyamar dengan penampilan baru lalu masuk ke Goutan Gakushiin ( sebuah akademi , seperti sekolah sihir) . Dari sini petualangan mereka untuk mencari dan membela kebenaran dimulai.
All Rights Reserved
#4
topstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dunia di Mana Aku Mendapatkan Kekuatan Cahaya
  • Syahdan ✓
  • The Enchanted Academy of Elementals ( END )
  • Survive as Hero's Mother  (SELESAI)
  • The Heritage of Throne ✓
  • Adventure Of Zora:Judgment Of God
  • Baronicus:war of  prophecy magic
  • [END] Where Should Dreams Rest?

Sinopsi Dua tahun setelah dunia mengalami kekacauan akibat serangan makhluk misterius, Tachibana Hikari, seorang remaja yang mencoba menjalani kehidupan biasa, tiba-tiba diterima di Kamijyou Gakkuen, sebuah akademi elit yang dirancang untuk melatih individu berbakat dalam seni sihir dan pertarungan. Namun, Hikari merasa dirinya bukan siapa-siapa-sekadar siswa biasa tanpa kemampuan yang menonjol, meskipun uji kemampuan menunjukkan bahwa ia memiliki dua elemen sihir: Api dan Air. Di sekolah itu, ia bertemu kembali dengan Asahina Mizuki, gadis misterius yang pernah menyelamatkannya saat kekacauan dua tahun lalu. Mizuki, yang dikenal sebagai petarung berbakat, tetap tenang dan tak banyak bicara, namun perlahan hubungan mereka semakin dekat. Saat Hikari mulai beradaptasi dengan kehidupan barunya, ia menyadari bahwa dunia di sekelilingnya jauh lebih rumit dari yang ia kira. Akademi bukan hanya tempat belajar, tetapi juga benteng pertahanan terhadap ancaman yang masih ada di luar sana. Latihan fisik dan sihir mulai menguji batas kemampuannya, sementara kebingungan tentang identitas sejati dan potensi kekuatannya semakin membebaninya. Merasa tertinggal dan lemah dibandingkan teman-temannya, Hikari mulai kehilangan motivasi. Namun, Mizuki tetap berada di sisinya, membantu dan mendorongnya untuk melihat kekuatan yang sebenarnya ada dalam dirinya. Dalam perjalanan ini, Hikari mulai memahami bahwa kekuatan bukan hanya tentang apa yang bisa ia lakukan, tetapi juga bagaimana ia menggunakannya untuk melindungi orang lain. Di tengah tantangan adaptasi, ujian yang berat, serta hubungan yang semakin erat dengan Mizuki, Hikari perlahan mulai menerima kenyataan bahwa ia bukan anak biasa. Akan tetapi, satu pertanyaan masih tersisa dalam pikirannya: Apa sebenarnya kekuatan sejati yang tersembunyi dalam dirinya? Dengan awal baru ini, petualangan Hikari baru saja dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines