On The Train

On The Train

  • WpView
    Leituras 82
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, fev 25, 2018
When you met your first crush accidentally on the train and you sat just right next to that person. Making your memories went to the past and at some point remembered that your relationship with that person didn't end well, because that person suddenly disappeared without a word and broke your heart. Would you still trap with your feeling on the past or have you already let it go? Sejak pertama kali Rizky bertemu Alika, ia bertekad untuk tidak melepaskan Alika begitu saja. Sejak pertama kali Alika bertemu Rizky, ia tidak tahu bahwa Rizky akan menghilang begitu saja.
Todos os Direitos Reservados
#208
break
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Lovakarta
  • So Far Away ✔✔✔
  • Eunoia
  • OUR STEP
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • ° Remaja ° [✔]
  • Rumah Untuk Nala
  • Dilema
  • Maaf' (Revisi)
  • FRIEND ZONK
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo