Surat Penggubah

Surat Penggubah

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 7, 2018
Ternyata Jarak itu membuat sesuatu yg berjanji sulit tuk menjangkau diri. Jarak sangat mudah membalikkan keadaan menjadi 180°. Padahal dalam angan sudah bulat sempurna. Nyatanya kata "Iya" itu hanya sebuah harapan , Bullshit yg sukses buat percaya dengan semuanya , Keadaan sekarang ternyata tak semanis harapan-harapan yang di beri di masa yang lama.Rupanya semua alibi palsu yang menjadikan insan pencinta sebagai figuran , serta begitu menyusunmudah di lupakan. Bodohnya terlalu fokus pada cinta yg mengisi cerita di layang-layang kertas buku harian yg rasa ny ingin dibakar, Harusnya dari awal tak usah disusun cerita yang telah dikhayalkan dengan ending bahagia.Ingin rasa hati ulang kisah itu dengan ending kau yang mati. Aku tak sebodoh mereka yg menggores dawat kisah setelah cintanya berlabuh di pelabuhan antah berantah . Dan mengatakan, "Asal kau bahagia " Buat apa?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Semu [Completed]
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • kita dan waktu. [End]
  • Bulan Dan Bintang
  • Felicia> Januari With You

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines