PRINCE DANDELION

PRINCE DANDELION

  • WpView
    Reads 1,490
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 26, 2020
#327-teenfiction 29-01-19 Dandelion. Mereka lahir untuk ditiup, lalu berpencar mencari jati diri. Jatuh kembali ke bumi, tumbuh menjadi dandelion lagi yang baru. Dengan sifat yang berbeda dan banyak hal tak terduga. Tapi Dandelion tetap sama. Dandelion adalah harapan. Aku suka dandelion. Dan kamu dandelionku. Aku suka meniupmu, membiarkanmu menari bersama angin yang membawamu. Menikmati indahmu menghiasi bumi sambil tersenyum merekah. Kau adalah hal indah yang diciptakan untuk bumi yang megah. Tapi aku lupa, kau terbang, terlalu tinggi, terlalu jauh, hingga tak bisa kugapai. -------------- Kudus, 17 November 2018 ©pembiascahaya LETTERMELT™
All Rights Reserved
#78
schoollovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BRAGA (REVISI)
  • Dandelion's [COMPLETED]
  • ANTARES
  • Renald (Open PO)
  • Angsana Berbunga Untuk NATUSHA
  • Appreciate From You
  • Y & W [END]
  • Our Tragedy

🌿🌿🌿🌿🌿STORY FINISHED🌿🌿🌿🌿🌿 "Dia kukenal sebagai serigala sekolah. Bukan karena tingkahnya, tapi karena kebengisannya yang melampaui malaikat maut." Mataku pelan-pelan mulai menajam. Suhu tubuhku mulai menghangat. Aku mengumpulkan kesadaran dan menemukan laki-laki itu masih di sana. Menatap ke bawah. Wajahnya terhalang sinar surya yang menerobos dari cela pepohonan sehingga yang kulihat hanya siluet hitam. Tanganku merinding. Manusia macam apa yang dengan bengisnya tidak sungkan-sungkan menghabisi nyawa seseorang? Dia terlalu menganggap remeh sebuah nyawa. Published: Wed, 15 May 2019 ©beruangjawa_ (PS: naskah selesai revisi tapi kemungkinan direvisi lagi tergantung kesreg-an author🤣) #1 Hurtless (12/06/19)

More details
WpActionLinkContent Guidelines