Saat pertama kita bertemu, adalah saat-saat dimana kita belum saling mengenal satu sama lain dan menjadi awal penilaian terhadap masing-masing kita, dengan penilaian kita sendiri.
Sejak awal, kamu benar-benar misteri dan selamanya seperti itu jika kamu tak mau membaginya denganku. Lalu, apa artinya aku ini dimatamu? Sekedar teman kah? Atau sekedar orang asing yang hanya saling mengenal? Atau, kamu hanya menganggapku sebagai orang yang patut dikasihani? Aku sendiri tak tau, begitupun dengan hubungan kita, yang tak berujung. Bahkan saat aku tahu ternyata kamu hanya memanfaatkan ku, aku tak bisa berganti menyukaimu dan hanya bisa menunggu entah sampai kapan.
Aku, perempuan yang selalu berharap bersamamu ini, bersyukur dan berterima kasih padamu karena sudah mau menerimaku. Dalam hitungan waktu yang sebentar bagiku.
Dan dalam waktu yang sebentar itu, waktu yang sebenarnya ingin aku perpanjang entah selama apapun itu, kamu merusaknya. Kamu menghancurkan semuanya dalam semalam. Tindakanmu itulah yang membuat perempuan lemah sepertiku menunggu lagi, dan mangulang semuanya dari awal.
Aku, perempuan yang selalu berharap untuk bersamamu ini, tak pernah paham dengan segala perlakuanmu padaku selama kita bersama. Aku tak pernah bisa memahaminya.
Apa karena semua ceritaku kini berubah menjadi beban bagimu?
Bahkan, setelah itu semua kamu hanya diam. Jujur, aku dibuat bingung olehmu. Tapi selalu hanya dirimu yang terpikir, selalu. Bahkan, hati ini begitu merindu dengan dirimu. Jika seperti ini, jujur, aku juga lelah dan butuh sebuah kepastian. Jika tak bisa maka lepaskan, jangan tahan aku.
Agar aku bisa melupakanmu...
"Jangan pernah salahkan diri kalian atas kepergian ku, karna ini adalah jalan dan juga takdir yang kupilih. Jika ada yang perlu di salahkan maka itulah aku."
"Datanglah jika kalian benar-benar merindukan-ku, tapi ingat satu pesan dari-ku. Jangan pernah menangis di atasnya karna aku tidak menyukai itu."
"Jika kalian ingin mendengar detak jantung-ku maka datang lah pada seseorang yang memilikinya."
"Dan jika kalian bertanya apa yang sedang kulihat sekarang! Maka tanyakanlah pada dia yang mendapatkannya."
"Aku titip anggota tubuhku pada kalian, maka ku mohon! jagalah pemberianku dengan baik."
__________________
⚠️ Cerita ini hanya imajinasi dari penulis dan murni dari pemikiran saya sendiri selaku penulis tanpa ada mencontek ataupun menjiplak dari karya penulis lain
⚠️ saya minta maaf jika ada kesamaan dengan cerita yg lain baik dari segi penulisan ataupun alur cerita
🍁 dan bagi yg baca saya ucapkan terima kasih karna sudah mau berpartisipasi dalam dunia kehaluan saya 🤣 dan jangan lupa tinggalkan jejak 🥰
@mentarisenja_225