Story cover for The Difficult Choices by peach13_
The Difficult Choices
  • WpView
    LECTURES 346
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Chapitres 6
  • WpView
    LECTURES 346
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Chapitres 6
En cours d'écriture, Publié initialement févr. 06, 2018
Kenapa jantungku terus berdebar saat bertemu dengan mereka?

Mungkinkah aku menyukai keduanya?

Apa? Suka pada dua cowok secara bersamaan?

Mungkinkah itu bisa terjadi?

Apakah yang kini ku rasakan adalah rasa suka, cinta, atau sayang?

Dan mungkinkah Nafa akan memilih di antara mereka atau tidak?

Tunggu kisah selanjutnya!
Jangan lupa vote and comment yahh guys!
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter The Difficult Choices à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#11admire
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
RAISEN, écrit par depzzz_
9 chapitres Terminé
Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover
How to Burn the Bad Boy (END) cover
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
RAISEN cover
Never Again cover
kita dan waktu. [End] cover
NAYLA [SLAW UPDATE] cover
ARJUNAUREL[On Going] cover
Stay With Me  cover

Rama Prananta (Sudah Terbit)

31 chapitres Terminé

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.