Back To The Past

Back To The Past

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 10, 2018
Setahun yang lalu aku masih mencintainya, tetapi setahun yang lalu juga semua berakhir. Kini aku sangat membencinya. Bayangkan betapa menjijikannya jika kau mempunyai hubungan dengan seorang psikopat? Aku sendiri saja tidak dapat membayangkannya. Dia terlihat begitu manis di depanku, namun lain hal saat tidak bersamaku. Somoga saja ada sesuatu yang dapat membuktikannya bersalah sehingga membuatnya membusuk dibalik jeruji besi. -Carles Wizard Semua usahaku terasa sia sia. Sebagaimana pun aku mencoba untuk menjelaskan, kau tak akan pernah mendengarkan ucapanku. Sekarang bagimu aku hanyalah seorang pembunuh. Apakah kau tahu, mengapa aku tetap bertahan kuliah di kampus ini selama satu tahun belakangan? Karna rasa sayang itu masih ada. Untukku, walaupun banyak orang yang tidak mempercayai dan terus mencemoohku akan lebih baik dari pada satu orang sepertimu mengabaikanku. Aku akan pergi hari ini, pergi dari kampus ini, pergi dari negara ini. Semoga yang ku lakukan dapat membuatmu lebih baik. Dan semoga juga kita bisa bertemu di lain waktu yang tepat. -Alora Dominik
All Rights Reserved
#123
waktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • ELZEAN [On Going]
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Lorong Tanpa Ujung;END
  • ALISHA (end)
  • Terkunci Dalam Takdir
  • Traces in the Light
  • My Dangerous Boy
  • Aerilyn

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines