Tak Terlihat

Tak Terlihat

  • WpView
    LECTURAS 500
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 26, 2020
WpInfo
Ficción
Terror
seorang anak laki" yang mempunyai kelebihan khusus seperti bisa berkomunikasi dengan mahluk gaib dan bisa menembus waktu... Daihan Putra, panggil saja Daihan atau bisa di panggil Han...Anak dari pasangan suami istri bernama Melati dan Rendi Daihan juga memiliki teman yang sepantaran dengan nya...tetapi teman tersebut bukan lah manusia,melainkan mahluk gaib.. Ada yang beda dengan mahluk gaib tersebut dia bisa menyentuh daihan dan juga barang yang ada di sekitar nya. kini Daihan berusia 17th dan telah menjadi mahasiwa dan mengambil fakultas kedokteran... Bagaimana kisah Daihan menghadapi mahluk gaib?? lanjut saja pada cerita nya😇😇😇
Todos los derechos reservados
#25
terlihat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Please, Love Me (END)
  • Tidak Sempurna • COMPLETED
  • widowed(Yizhan)
  • crazy boy [END]
  • Diary Dodol Amah
  • INDIGO CHILD 1 [penyebab kematian ayu]
  • BROKEN HEART [END]
  • Aku Tidak Ingin Seperti Ini

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido