Story cover for Adri Gikandra by ariniaris
Adri Gikandra
  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Feb 07, 2018
Mature
Dia adalah superheroku. Jika marvel memiliki kapten amerika, hawk eyes, iron man, hulk, dan spiderman, maka aku memiliki Adri. Pahlawan yang mengajarkanku bahwa kehidupan masa lalu adalah tempatmu belajar, bukan tempatmu hidup.

Dia mengatakan dengan sangat jelas dibulan kedua dia berusaha membuatku menjadi manusia yang terbuka. Katanya, "Kau tinggal di masa kini, sekarang ini, dengan orang yang berbeda. Jadi jangan diam dan tinggal dalam kenangan burukmu, kau hanya membuat dirimu mati perlahan."

Hanya dia satu-satunya manusia yang mengatakan semua itu dengan suara lantang dan membahana. Dia tak mengatakan maaf, atau bahkan menjauhiku. Dia justru mendekat, dan semakin mendekat saat aku menjauhinya. Aku sengaja menulis tentangnya agar aku tak lupa, karena dalam hitungan waktu aku jauh dengannya aku bisa saja lupa.

"Tuhan gak ngasih kita kesempatan hidup untuk terus sedih dan menyalahkan masa lalu. DIA memberi kita kehidupan agar kita bersyukur bahwa dalam setiap titik air mata yang DIA berikan dalam bentuk ujian ada banyak kasih sayang-Nya untuk kita." Adri, 2017, Makassar.
All Rights Reserved
Sign up to add Adri Gikandra to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
[END] Blind Rainbow cover
RAJAWALI [REVISI] cover
Evelina Oriella Meliora [HIATUS] cover
I'm go cover
DiaNda (END) cover
𝓛𝓪𝓴𝓪[𝓞𝓷 𝓖𝓸𝓲𝓷𝓰] cover
KEANA cover
I'm Alvin [On Going] cover
DENTING  [Revisi] cover
5 Kisah [ END ] cover

[END] Blind Rainbow

42 parts Complete

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.