MEGUMI
  • WpView
    LECTURAS 104
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 8, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Seandainya dulu aku tak merengek pergi ke pasar malam, masihkah aku bersamanya? Tapi sepertinya tidak. Ada dan tiadanya rengekan itu, tak akan mengubah keadaan. Masih ku ingat jelas apa katanya, begini, "Pergilah Megumi. Saya tidak mengharapkanmu berada di hidup saya. Kamu ingin menjadi anak yang berbakti kepada orangtua, kan? pergilah kalau begitu. Jangan muncul lagi di kehidupan saya. " Namaku Megumi, dan ini adalah ceritaku.. Cerita asli by piopinokio
Todos los derechos reservados
#73
megumi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Perihal Sandwich(End)
  • Is It Home ?
  • Bukan Cerita Kita
  • Isi Kepala
  • My Duchess / End
  • Do You Miss Me ?
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Kembar Berbeda [TERBIT]
  • Eliinaa

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido