Oh My God?!

Oh My God?!

  • WpView
    GELESEN 654
  • WpVote
    Stimmen 162
  • WpPart
    Teile 10
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Apr. 12, 2018
---- hidup itu penuh kejutan, belum pernah rasain? Tungguin aja. ---- Ornan, gimana cara gua ngehapus lu dalam hidup gua? Hampir 4 tahun gua ngerasain hal ini. Apa lu gak ada niat buat bales perasaan gua? Gua kurang apa sih? Sampe kapan gua begini? Berapa banyak orang yang gua tolak karena berharap terus sama elu.Tiap kali lu punya pacar baru disaat itu gua nyari pelarian, tapi kenapa, kenapa baliknya ke lu lagi? Dan bahkan sekarang lu udah pergi jauh, kenapa gua masih berharap sama lu. - Drania - . . . . . . . . . . Ini karya pertama author, jadi typo bersebaran dimana-mana. Tapi ceritanya dapat dipastikan hasil jerih payah pikiran author sendiri (emang bisa mikir thor) -gak bisa, makanya ceritanya gak jelas gini- Selamat membaca :) Salam kenal - Kayara Adrea -
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • F A K E ? [End]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Alice & Adrian
  • REANDRA [END]
  • ARJUNA
  • JUST ADMIRER
  • I'm Yours Last [END]
  • Should be Remember
  • cinta pertama (END)
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien