Story cover for Times by orangeskybaby
Times
  • WpView
    Reads 946
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 946
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Feb 09, 2018
Baru saja menyandarkan badan di kursi ruang lukis, dengan keringat mengucur dan napas agak sengal karena hampir terlambat masuk kelas, tiba-tiba Kak Dania berlari menghampiriku dengan tatapan secemas seperti sebelumnya pernah kulihat.

"dek... ke UKS sekarang ya!" ucapnya sendu

"...." 

Tanpa menjawab aku segera berlari ke UKS bersama Kak Dania. Benar dugaanku, ini soal Raka. Raka kambuh. Raka tidak bisa beraktivitas fisik terlalu lama sejak dokter menyuruhnya selalu mengurangi pola olahraga. Ringan memang, hanya asma, tapi itu semua yang menyebabkan dirinya melemah. Aku tau itu sejak pertama aku menolongnya yang hampir pingsan saat pelajaran menanam.

Sejak saat itu juga, aku selalu ingin tau apa yang sedang dia lakukan ketika jauh dari aku. Begitupun Raka yang berpikir dia akan celaka jika jauh dariku. 

Padahal sebenarnya tidak juga, semua ini hanya soal waktu dan perasaan kami.
_____
All Rights Reserved
Sign up to add Times to your library and receive updates
or
#20brosis
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
RE-SILIENCE by blackcurrantbery
40 parts Ongoing
Ia kira hidupnya akan berjalan mulus saja tanpa ada gangguan yang membuat jalan hidupnya berkerikil, ternyata kehidupan di Sekolah Menengah Atasnya, di warnai kegaduhan yang membuat Ibunya sering marah tidak jelas kepadanya Ia Kaven, anak dari Ibu Adinda, yang mana wanita itu sebentar lagi akan menikah dengan pria yang katanya teman SMA nya, ya... kalau itu membuatnya senang apa boleh buat, lagian Ibunya sudah lama menjanda setelah di tinggal nikah sama Ayah Tapi, tapi nih ya Ibu mau nikah sama pria yang anaknya musuh bebuyutannya, anak SMA TUNAS BANGSA yang sering kali ngajak ribut ia dan teman teman SMA MERAH PUTIH, ngotak nggak?, nggak cok!. Masa iya, tiba tiba sodaraan sama anak yang buat jalan hidupnya bergelombang . Hidupnya ini normal saja, mau ada masalah atau tidak hidupnya ini ya begitu saja, Ayah punya restoran besar dan penghasilan cukup untuk membiayai dirinya yang tak banyak pengeluaran ini, tapi, ada satu hal yang seru dalam hidupnya, yaitu menganggu anak SMA MERAH PUTIH, walau sering di sebut SMA tetanggaan nyatanya tidak setenggaan itu, jarak SMA kami cukup berjauhan, hanya saja ada jalan tikus yang membuat SMA kami berdekatan. Ia Ryanza, anak bapak Rafa yang terlihat sudah uring uringan melihat teman temannya tebar keromantisan di depan Ayahnya yang sudah lama menduda karena di tinggal istri meninggal Ia mah iya iya aja pas Ayah tanya dia mau nikah lagi, terserah dia mah, asal jangan buat dirinya terlibat banget, tapi, ia baru tahu kalau wanita yang bakal di nikahin Ayah itu Ibu dari anak curut dari SMA MERAH PUTIH yang sering natangin dirinya baku hantam. Mood nya hancur gitu aja, maksud Ayahnya apa?, apa Ayahnya tidak bisa memilih wanita lain?, aagh~ buat hatinya membakar saja . Tapi bukan itu masalahnya, masa lalu menghantui masa sekarang tidaklah baik, obsesi yang tidak masuk akal membuat kehidupan pecah begitu saja " Lo yang buat gue kayak gini Ven, kalau gue nggak bisa dekat sama lo,lebih baik lo terus sendiri " " Maaf "
You may also like
Slide 1 of 9
The Game cover
Transmigrated as twins cover
Bad and Good cover
Eliinaa cover
I'm Rafkal Not Raskal !! cover
Dua Cinta (Our Promise) cover
Taken Slowly cover
SKALA (Reana) COMPLETED cover
RE-SILIENCE cover

The Game

12 parts Ongoing

Rara cuma pengen hidup santai di sekolah kejuruan, meski harus berjibaku sama tumpukan tugas, guru galak, dan temen-temen yang mulutnya suka nyinyir tapi sayang. Di tengah chaos-nya masa putih abu-abu, ada dua cowok yang bikin hatinya jungkir balik: Raka, cowok kalem yang dulu pernah bikin jantungnya deg-degan, dan Dhean, sahabat satu circle yang makin lama makin bikin susah napas karena kelakuannya yang manis tapi ngeselin. Awalnya, Rara dan Dhean cuma sahabatan. Tapi semenjak sering kerja bareng tugas komputer, nonton film bareng di kelas (yes, di kelas!), sampai -niittt!- di pojokan ruang ekskul, batas antara "temenan" dan "bucin" makin buram. Sementara itu, Raka perlahan menghilang dari radar-kayak nggak pernah ada rasa di antara mereka. Masalahnya, Rara dan Dhean nggak pernah benar-benar ngomongin perasaan. Mereka bukan pacaran. Tapi pelukan, gandengan, dan tatapan yang dikira biasa itu... makin bikin susah berpaling. Dan di antara candaan Maya yang selalu nyeletuk sinis soal mereka berdua, Rara mulai bertanya-tanya: sebenernya, ini hubungan apa sih? Dan kenapa gue ga bisa berhenti mikirin dia? **** Guys cerita ini br di lanjut setelah 7 taun hiatus. 2017 terakhir nulis skrng udah 2025 bulai april wkwkwkwkw Doain gue ya bisa kelarin cerita ini wkwwk. Update seminggu 2 kali selasa dan kamis. Staytuneeeee