INFITHAAR - Half from True Story

INFITHAAR - Half from True Story

  • WpView
    Reads 1,294
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 14, 2019
Infithaar /Al-infithaar/ Terbelah, Hancur, lenyap sudah harapan indah, hancurnya kenangan lama, timbulnya hati gundah gulana. Jika semuanya sudah retak, hancur, dan lenyap, apa mungkin semua bisa kembali seperti semula? Seperti kaca yang telah pecah, rapuh, dan dibuang, kita tidak akan pernah bisa merubah kaca itu menjadi seperti semula Begitupula dengan kayu yang telah patah, telah gugur dari pohonnya, apakah kita bisa menyambungkan kedua kayu ini seperti sedia kala? Ini ceritaku, cerita tentang diriku Dari keseharian yang kelam, aku ingin hidup bahagia seperti anak usiaku pada umumnya. Aku ingin mencari kebahagiaan semu di dunia ini. Aku ingin mencari ketenangan ditengah pahitnya hidup. Dari keseharian yang kelam pula, aku mulai belajar apa itu melepaskan, aku mulai belajar tentang pahitnya hidup, tentang keikhlasan, dan tentang kesabaran. Awalnya aku belum mengerti apa itu brokem home? Apa itu perceraian? Tetapi disaat aku mulai mengerti, dari sini lah ceritaku di mulai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Aleysha Please Don't Go!
  • FIZYA
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • About Naskala [on going]
  • Salah Target [Unpublish]
  • Me And His Hopes

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines