I Always Love You

I Always Love You

  • WpView
    Reads 990
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 7, 2018
[Beberapa part aku private, jadi follow dulu ya?][SELESAI] Setelah terjadi keheningan riqi pun memberanikan diri membuka suaranya. "Sebagian orang mengatakan kalau cinta itu omong kosong, mungkin mereka belum pernah jatuh cinta, maka hal itu cinta sulit untuk diartikan namun sangat mudah dirasakan".ucapnya. "Maksudnya". Tanya suci. "Seperti gue, pertama gue pikir cinta itu omong kosong tapi ketika gue ketemu sama lho gue dengan gampanya merasakan namanya cinta yaitu cinta kepada lho sahabat gue sendiri". Ucap Riqi. "Gue juga sama awalnya gue nggak percaya namanya cinta. Gue malahan mempermainkan cinta orang lain, karena gue nggan tau rasanya cinta. Tapi semenjak gue sadar ketika seseorang yang selalu ada buat gue kemudian jauh, disitu gue mulai sadar betapa pentingnya orang itu. Pertamanya gue kira gue cuma kehilangan sahabat gue ternyata gue juga kehilangan orang yang berarti buat gue. Tapi rencana tuhan memang indah karena gue dipertemukan kembali sama dia. Membuat gue takut kehilangan sama dia lagi, awalnya jantung gue biasa aja tapi ketika gue bersama dia melewati hari" denganya seperti dulu jantung gue mulai sakit dan perluh diperiksa". Ucap panjang lebar suci dengan menatap lurus kedepan. Selamat membaca..maaf kalau jelek?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • My Lovely Heart
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Perjalanan Cintaku...
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • ArKa (End)
  • TEOLOGI CINTA
  • Disguise... [END]
  • tentang sebuah rasa
  • Air Mata Cinta

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines