Rain And Rian

Rain And Rian

  • WpView
    Lectures 378
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Mulai detik ini, hari dan malam ini, aku mulai membenci mu. HUJAN *** Hujan tak selalu indah. Hujan juga tak selalu buruk. Ada saatnya dimana kau tertawa bersama hujan. Dan ada saatnya kau menangis bersamanya. Namun, adakah alasan untuk tertawa disaat hujan menertawakan mu? Mungkin seperti itulah yang dirasakan oleh seorang Rain. Gadis mungil yang namanya berarti 'HUJAN' itu justru membencinya. Banyak hal yang terjadi dihidupnya sehingga dia mulai berpikir membenci hujan. Dia berpikir bahwa Tuhan tak adil kepadanya. Tapi jangan salah sangka. Tuhan selalu adil dalam mengatur setiap kehidupan umat-Nya. Entahlah, apakah dengan hadirnya seseorang dalam hidupnya dapat mengubah pendiriannya? So, please read it ^_^ *** Hallu semuanya! Ini cerita pertama author loh! Jadi, yah masih amburadul. Semoga suka yah ^_^. Thanks for your attention. Don't forget to follow me and give me your votes and comments. Peng-copast? Pergi aja deh!. Thanks.
Tous Droits Réservés
#21
wijaya
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu