yang terasa oleh hati

yang terasa oleh hati

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 22, 2018
Ini cerita antara kau dan aku tak ada dia ataupun mereka Tentang kita yang bersama Dalam canda dan tawa dan saling menenangkan saling melengkapi kepatah hatian dari pemilik yang lalu.. Dari kisah yang telah terbuang dan mati matian melupakan. Perlahan ... Sangat lambat bahkan tak terlihat pergerakannya selembar demi selembar kenangan lalu bisa terhapus itu pun butuh berbulan bulan untuk menghapus beberapa poin kenangan. Untuk diriku? Itu bisa dan hampir sepenuhnya Tapi bagimu? Keindahan ku tak bisa begitu saja mengganti kesempurnaan dia bak malaikat .. Indah terpandang indah teringat Saat jarak memisahkan kau dan juga dia.. Jarak pun mendekatkan kita dengan segala cara dekat dan aku tak bisa menghitung kejauhan kita Karena di tempat sudut manapun bumi Disitu kamu dan disitu pun aku terkadang aku bisa meraba semua pergerakanmu dan keinginanmu Hingga buku pun bertanya... Siapakah kita? Bukan cerita dia kembali atau cerita yang lalu lagi tapi hanya kita... Kau tahu? aku dan juga kau Masih dengan tak bernama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • MEMORIES Na2
  • Meski Saling Berdekatan
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Stranger | Orine
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • Triangle 2
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Cerita Kita[ENDING]

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines