Ilunga
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 25, 2019
Kata orang cinta selalu memaafkan, bukan? Kata-kata itu yang selalu Lora ingat. Karena cinta, dirinya bisa memaafkan kesalahan-kesalahan kecil bahkan kesalahan fatal yang hampir membuat Sean hampir kehilangan Lora, kesalahan yang tidak akan pernah Sean lakukan lagi. Ilunga. Kata itu yang diucapkan Lora saat Sean berlutut dihadapannya malam itu untuk mendapatkan maaf dari Lora. Awalnya Sean tidak memahami satu kata yang keluar dari bibir tipis Lora, namun akhirnya Sean mengetahui makna yang terdapat dalam kata itu saat Lora menjelaskan padanya. "seseorang yang memaafkan kesalahan orang lain untuk pertama kali, mentoleransinya saat terjadi dua kali, namun tidak akan untuk yang ketiga kali. Ini yang pertama, dan aku memaafkan kamu, jika kamu melakukannya lagi, aku akan mencoba mentoleransi sikap kamu, namun, jika sekali lagi terjadi, maaf, aku nggak bisa bertahan lagi." . . .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Pertemuan Terakhir
  • ELEANOR
  • Ternyata, kamu.. | ✓
  • Di balik Hening [TERBIT]
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Tolong, Cintai Aku
  • Soal Rasa 2
  • Bukan Upin Ipin

B x G Menceritakan seorang perempuan yang bernama Erine, yang diam-diam menyimpan rasa pada seorang laki-laki bernama Lionel. Ia tidak pernah punya cukup keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi lewat tatapan, perhatian kecil, dan momen-momen diam yang ia simpan sendiri-itulah caranya mencintai. Setiap hari, Erine mencoba tampil biasa saja di depan Lionel, padahal dalam hati, ia sibuk menenangkan degup jantungnya sendiri. Ia tahu, cintanya tak seindah kisah di film ataupun novel, tapi perasaannya tulus... meski hanya bisa diam di balik senyum. Dan meski Lionel belum tahu, Erine tetap percaya... mungkin suatu hari nanti, cintanya yang diam ini akan bersuara. Dan benar saja, seiring waktu berjalan, perlahan hati Lionel pun mulai terbuka. Ia mulai menyadari bahwa Erine-dengan segala ketulusan, perhatiannya, dan diamnya yang hangat-adalah seseorang yang sejak lama mencintainya dalam diam. Namun, Lionel masih terikat oleh bayang-bayang masa lalu. Luka yang belum benar-benar sembuh membuatnya ragu untuk membuka hati sepenuhnya. Tapi di antara keraguan itu, Lionel akhirnya mengaku... bahwa ia mulai mencintai Erine, meski perlahan, meski masih tersembunyi di balik kehati-hatian. Dan di situlah cerita mereka mulai berubah-bukan dari cinta yang meledak-ledak, tapi dari dua hati yang saling belajar percaya lagi, perlahan tapi pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines