Fluviatiles •Hold

Fluviatiles •Hold

  • WpView
    Reads 305
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 25, 2019
"Gue punya tebak-tebakkan" Guiza berusaha. "Gak peduli" Debby terus berjalan cepat. "Dia dulunya nggak bisa diam dan aktif tapi sekarang jadi pendiam dan pasif, apakah itu?" Guiza tetap berusaha terus. "Pikir aja sendiri" ujar Debby sinis tetap berjalan bahkan lebih cepat. "Lo" Guiza berhenti. Debby terdiam akan jawaban itu. Ini hanya sebuah kisah dari Debby Hafrida Karinnisa yang menjadi dua kepribadian dalam sehari. Jika di malam harinya dia seperti remaja pada umumnya maka tidak dengan pagi hari.. Mari kita membaca agar tahu akan ceritanya. 12/26/2018. 10:51 PM
All Rights Reserved
#36
penyakitan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Undefinable
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • DIA ANDRA [TERBIT (MASIH LENGKAP)]
  • The Bodyguard : Man with a Girl's Uniform [ COMPLETE √ ]
  • AFIKA [ END✔ ]
  • ARABELLA  (SELESAI)
  • ALSTARAN [END]
  • Let Me Love You Longer
  • (Eks-In) Trovert || END

Shafa, gadis dengan peringkat lima dari bawah itu adalah gadis yang periang, namun menjadi pendiam ketika berada di rumah. Merasa dibedakan, membuat Shafa menjadi pribadi yang berbeda dengan Shafa yang sebelumnya. Fabian, tetangga Shafa yang mengaku memelihara anjing itu juga memiliki otak sebelas dua belas dengan Shafa. Brandal kelas, sebutan yang pantas untuk mereka. Menyadari sedang ditatap oleh Shafa, Fabian nyaris tersedak. Setelah menutup botolnya, Fabian menyentil kening Shafa. "Hobi banget liatin gue." Shafa menggeleng, "Jakun itu asalnya darimana sih, Bian? Waktu kecil lo keselek batu ya?" Fabian melongo. Shafa ini kenapa sih? Lagi, ia menoyor kepala Shafa. "Kalo gitu gue juga tanya, payudara itu asalnya darimana sih, Shafa?" Shafa menghendikkan bahunya, "Mungkin waktu kecil gue keselek apel dua biji. Nyangkutnya disana," sahutnya, santai. Fabian yang merasa gemas langsung mencubit kedua pipi cewek itu, "Shafa yang imut mirip dugong makin hari makin bego aja ya? Kebanyakan makan mie instan sih lo!" #1 in fiksiremaja pada 31 Desember 2019 #73 in teenfiction out of 130k cerita pada 16 April 2020 Start: 26 April 2019 Finish: 7 April 2020 FOLLOW​ SEBELUM​ MEMBACA​ Copyright ©2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines