Namaku Husna

Namaku Husna

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 30, 2018
Namaku Husna, anggota terahir Kesatuan Asma yang berjumlah 101 orang. Kenapa aku bisa tergabung? itu karena Yang Maha Kuasa telah menunjukku, sama dengan yang lain. Meskipun mengalami proses yang berbeda beda, tujuan kami tetap sama. Bekerja menjaga bumi ini tetap damai, menyadarkan manusia akan kondratnya, menjaga kewarasan mereka hingga titik nadir. (Mohon maaf apabila ada kesamaan karakter, profil, jalan cerita. Semuanya bukan karena unsur kesengajaan yang terencana. Hanya berasal dari ilusi dan karangan penulis belaka.)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arexsa Jackson Devidos
  • 𝙓𝘼𝘾𝙄𝙀𝙍𝙔𝘼
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • PESAN TANPA NAMA
  • Enemies in Flames
  • Cross the Line (𝐁𝐞 𝐘𝐨𝐮𝐫 𝐌𝐨𝐧𝐬𝐭𝐞𝐫)
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]

∆°•°∆ alur aku rombak sepenuhnya Ia lahir dalam keadaan buta-sebuah kondisi yang tak pernah diharapkan oleh banyak orang di sekelilingnya. Meski begitu, sang ibu selalu menjaganya dengan penuh kasih, menjadi satu-satunya tempat ia merasa diterima. Namun ketika usianya baru menginjak lima tahun, sebuah kejadian tragis mengubah hidupnya selamanya. Saat mereka sedang berjalan bersama, sebuah insiden terjadi. Tanpa ragu sedikit pun, sang ibu melindungi putranya dengan tubuhnya sendiri. Nyawanya tak dapat diselamatkan. Sebelum menghembuskan napas terakhir, sang ibu mendonorkan kedua matanya untuk putra tercintanya. Sejak saat itu, anak kecil yang dahulu hidup dalam kegelapan akhirnya dapat melihat dunia. Namun cahaya yang ia dapatkan justru diiringi bayang-bayang kebencian. Keluarga besarnya tak pernah benar-benar menerimanya. Mereka menganggap bahwa kematian sang ibu adalah kesalahannya-bahwa dialah penyebab wanita itu kehilangan nyawa. Tumbuh tanpa kehangatan keluarga membuatnya terbiasa menghadapi kesepian. Ia tidak mengenal pelukan, tidak pula kata-kata lembut yang seharusnya menjadi bagian dari masa kanak-kanaknya. Tetapi dari kesunyian itulah ia menempa dirinya. Dengan kecerdasan luar biasa dan IQ yang jauh di atas rata-rata, ia mengabdikan dirinya pada dunia ilmu pengetahuan. Tahun demi tahun ia bekerja keras, hingga akhirnya berhasil mendirikan sebuah perusahaan farmasi yang berkembang pesat. Perusahaannya menembus pasar Asia, Eropa, hingga Amerika. Dari seorang anak yang pernah hidup dalam kegelapan dan kebencian, ia tumbuh menjadi sosok yang menguasai dunia dengan kemampuannya sendiri. Namun di balik kesuksesan itu, ada luka lama yang tak pernah benar-benar sembuh-luka dari seorang anak yang hanya ingin dicintai. ∆°•°∆ dilarang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines