(SFT 1) - Star Guardian [END]

(SFT 1) - Star Guardian [END]

  • WpView
    Reads 824
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 22, 2018
Genre: (Fantasy, Fan fiction) Status: COMPLETED ✓ Star Guardian mendapat tugas yang sangat langka dan berat, mereka harus melawan monster besar yang dikenal sangat ganas, kejam, licik, dan kuat. Mereka akan melawan monster itu bersama-sama dengan kekuatan yang berbeda pula tentunya. Dengan berkat dari Dewi Bintang, mereka mendapatkan kekuatan tambahan untuk melawan Baron Nashor bersama pengikutnya. Sekarang dunia Bintang telah dalam bahaya akibat ulah monster tidak berotak, Baron Nashor. Lux ditunjuk menjadi ketua dari Star Guardian untuk memimpin semua anggota baru Star Guardian. Pahlawan lama Star Guardian telah gugur akibat peperangan sebelumnya dengan monster Goblin. Akankah Dunia Bintang bisa selamat dari serangan Baron Nashor? Akankah Lux dan anggotanya mampu melawan Baron Nashor? Saksikan keseruannya di sini! ©Copyright 2018 DebitKiri
(CC) Attrib. NonCommercial
#112
lol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SeKalya
  • FF SEVENTEEN ROGHART ACADEMY #FATE
  • Dungeon : Beginning
  • Illusion & Magic
  • And Then You Came (Completed)
  • Beloved Man Of The God's
  • Aetherion
  • Echoes of a Stolen Sovereign
SeKalya

"Pakai, Kal. Anginnya jahat malam ini," ucap Sean lembut. Kalya justru mundur selangkah, menepis tangan Sean hingga jaket itu jatuh ke aspal basah. Matanya yang jernih tampak berapi-api oleh rasa takut yang disamarkan sebagai kemarahan. "Lo mau apa, Sean?" suara Kalya parau. "Lo kasih gue susu hangat, lo jemput gue tiap pagi, sekarang lo kasih jaket. Lo mau minta apa dari gue sebagai gantinya? Nilai? Uang? Atau apa?" Sean terdiam, menatap jaketnya yang kotor tanpa rasa kesal. "Gue nggak minta apa-apa, Kal. Gue cuma mau lo nggak kedinginan." Kalya tertawa hambar, sebuah tawa yang terdengar menyakitkan. "Nggak ada yang gratis di dunia ini, Sean. Berhenti bersikap tulus, karena gue nggak tahu cara bayarnya." ༼⁠ ⁠つ⁠ ⁠◕⁠‿⁠◕⁠ ⁠༽⁠つ Ini adalah kisah tentang bagaimana rasanya menjadi haus di tengah hujan. Kalyani Nirankara dikelilingi oleh banyak hal, tapi ia kelaparan akan rasa aman. Ia adalah perempuan yang dipaksa tanpa cela oleh tuntutan keluarga Adiwangsa, menyembunyikan luka di balik seragam lengan panjang yang selalu tertutup rapat. Sean Diratama hadir bukan sebagai pahlawan yang bisa langsung menyembuhkan segalanya. Ia hanyalah laki-laki yang mencoba memahami betapa hancurnya seseorang yang dipaksa terlihat hebat oleh dunia. Nama SeKalya menjadi saksi bahwa pertemuan mereka adalah sebuah kejadian satu kali yang meninggalkan bekas abadi. Sebuah perjalanan yang menjadi penentu; apakah mereka akan berakhir dengan menyembuhkan luka lama, atau justru harus merelakan satu-satunya harapan yang pernah mereka punya. Latar: Jakarta, 2026 SMA Paramitha, Kelas 12

More details
WpActionLinkContent Guidelines