menamaimu puisi

menamaimu puisi

  • WpView
    Reads 15,510
  • WpVote
    Votes 772
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 16, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ada banyak cara untuk mencintaimu, tapi tak satupun kulakukan, kecuali merindukanmu. -Menamaimu Puisi- Persamaan kopi dan rindu: sama-sama pahit dan membikin candu. -Senja, Kopi dan Rindu Yang Meluka- Lagi-lagi aku lupa bahwa mencintai seseorang yang tidak kamu kenal sama sekali adalah sebuah kesulitan yang teramat sangat. Dan mengenalkan diriku padamu adalah kesulitan teramat sangat yang lain. -Cinta dan Tuhan Yang Terlupakan- Jika rinduku hadir kembali, maka siapakah orang yang akan memenuhi otakku, jika bukan Aryan? Aryan bukanlah alasan untuk rindu. Bukan juga cerita yang jadi rindu. Aryan adalah rindu itu sendiri. -Rundu Dari Sydney- Ranea, manusia tak dapat mengubah takdir, meski ia kembali dengan mesin waktu. Bagiku, lebih baik menyusun masa depan, daripada memaksakan yang telah berlalu untuk sesuai dengan keinginanmu. -13:36- Perjalanan ini teramat berat. Maka aku tak membawa apa-apa untukmu. Aku hanya membawa sepotong kata yang kuambil dari namamu. -Sepotong Kata Itu Kuambil Dari Namamu- Buku ini berisi kumpulan cerpen untukmu yang ingin tahu lebih banyak tentang cinta, rindu dan beberapa turunannya. --- Rank: #5 in Kumpulan Cerpen Rank: #1 in Kumpulan Cerpen (March 16 2019)
All Rights Reserved
#57
kumcer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • DikaRanggi
  • Random Story
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines