Love In Silence

Love In Silence

  • WpView
    LECTURAS 206
  • WpVote
    Votos 51
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 28, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Tak ada hal yang berharga di hidupku semenjak kematian kedua orangtuaku. Sejak itu, diriku mengalami depresi berat. Suara tawa mereka selalu terngiang dipendengaranku. Mereka, orang-orang yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia biasa, menatapku dengan tatapan amarah dan kebencian. Diriku terpuruk. Haruskah aku mengakhiri hidup? Tetapi... Di suatu senja, ia datang menghampiriku. Siapa ia? Rambutnya yang bergelombang tersapu angin meninggalkan jejak siluet yang indah. Tubuh yang ramping dengan balutan dress panjang. Sesaat lengannya meraihku untuk bangkit, membelai rambutku lembut, dan membisikkanku sebuah kalimat. "Faldo..."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Tanyakan Namaku Pada Senja
  • A WEDDING STORY
  • Thanks for all
  • jangan percaya seseorang
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Hug me! (my lady)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Jika Nanti Aku Kembali

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido