Hope & Dream

Hope & Dream

  • WpView
    MGA BUMASA 244
  • WpVote
    Mga Boto 16
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Apr 7, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Semua orang pasti mempunyai harapan dan impian. Begitu pula dengannya, Seorang gadis yang mempunyai paras cantik. Gadis yang mempunyai banyak harapan dan impian, dan salah satu harapannya adalah membahagiakan keluarganya terutama kedua orangtua nya. dan impian nya adalah bertemu dengan pangeran tampan yang mencintai dirinya dengan tulus. Akankah semua harapan dan impian nya terwujud, atau kah hanya akan menjadi harapan dan impian semata.? "Aku hanya seorang gadis yang ingin di cintai dengan setulus hati" _Virania Almira. "Apakah kamu, seorang yang tepat untuk merubah kehidupan ku, dari yang kelabu menjadi berwarna" _Aldito Veraldi Pranata. Happy Reading..
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Angel To Raya (END)
  • ANTARA LAYAR DAN KATA  [ HIATUS ]
  • Kara: I Left God at The Door
  • Aliquando [SLOW UPDATE]
  • Janji Hati Untuk Cinta Sejati
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • Your Memories[End]✔
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • DREAM

Cerita ini menceritakan tentang wanita yang di nikahi bukan karena CINTA melainkan harapan. Ya, harapan akan sesosok malaikat kecil yang di impikan untuk melengkapi sebuah bahtera rumah tangga. Raya, nama yang menjadi kandidat Indra untuk calon ibu dari bayinya kelak. Bayi yang akan melengkapi kisah kasih pernikahannya dengan Maya wanita pemilik cintanya. Sementara itu Raya selalu menganggap Indra seperti Angelnya. Orang yang memberinya harapan baru dengan janji. Janji yang tak pernah ia tepati. Lalu apakah Raya akan menerima Indra? Apa selamanya ia hanya akan di jadikan yang kedua? Atau mencari Angel yang lain?? "Mengapa kau melamarku?" tanyaku menatap pada lelaki di depan. Lelaki yang sebulan lalu berhasil mengisi hatiku. Bahkan, sampai sekarang pun masih. "Aku telah mengatakannya, istriku yang memintamu. Ia ingin memiliki seorang anak dan ia tahu ia tak bisa memilikinya sendiri." "Maksudmu aku hanya kalian anggap sebagai sapi perah, begitu?" tanyaku sinis. "Tidak, tidak Raya. Tentu saja tidak." "Apa kau mencintaiku?" tanyaku mengalihkan topik. Sekilas aku melihat Indra menegang sebelum dengan cepat ia kembali menguasai diri. "Maaf, aku tidak mencintaimu, mungkin belum. Tetapi aku berjanji akan mencintaimu. Bagaimana apa kau mau menjadi istriku?" * * * Huhuhu. Penasaran Raya terima Indra atau gak? Cus, langsung di kepoin aja. Udah END loh!:()

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman