A Dream (ParK JimiN)

A Dream (ParK JimiN)

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 10, 2018
WpInfo
Fanfic
BTS
Hidup memanglah tak segampang membalikan telapak tangan. Tetapi hidup adalah sebuah suratan kecil dari tuhan yang harus kita jalani. Prestasi hanyalah hal yang terpenting nomor2 yang lebih penting di saat ini hanyalah bagaimana mencari pintu kebahagiaan di atas kedukaan seorang fangirl yang ditinggal eommanya untuk selamanya.
All Rights Reserved
#13
sadfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Perfect [Na Jaemin] [✔️]
  • Short Fanfiction | Min Yoongi [✓]
  • ғanғιcтιon nc 21+ 🌚🌚
  • 40 Menit
  • I Need You PJM
  • Me and IDOL (perjodohan) [completed✔] [Revisi]
  • GLASSES - pjm
  • LIMERENCE (END)
  • FORGIVE ME [PJM] COMPLETE

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines