Boyfriend
  • WpView
    Reads 858
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Apr 25, 2020
"Mulai hari ini lo jadi pacar gue"lalu cowok itu melepaskan cengramannya. "HAH,BANGS*T YA LO!"teriak dan kaget,dua itu lah kombinasi saat ini yg alya rasakan,sambil melototkan matanya,dan membulatkan mulutnya. "Lo jadi pacar gue"ucap nya lagi "What the fuck,gue gak mau anjim,lagian lo tuh siapa sih,minta gue jadi pacar lo!"kesal alya pada pria itu "minggir lo,gue mau ke kelas"namun di hadang oleh pria itu,dan membuat alya semakin berapi api. "lo mau gue minggir?terima dulu lamaran gue"ucap nya sambil tersenyum geli Cerita yg penuh dgn ketidak jelasan,penulis yg amatiran banget,but cek aja yukkk capcuss💕 IG:@putrimaharanirn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIRen
  • ALEYA~~
  • ALVIN (On Going)
  • My Duchess / End
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • kiara's dream
  • this is me
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Ael & Al ( REVISI )
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines