Find You [On Going]

Find You [On Going]

  • WpView
    Leituras 82
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, fev 14, 2018
WpInfo
Ficção
Romance
Ke-enam remaja itu sudah bersahabat sejak masa orientasi. Manda, Anna, Zia, Keenan, Vino, dan Egi seringkali melakukan kegiatan bersama. Segalanya mengalir apa adanya, begitu juga perasaan Vino kepada Manda. Namun baginya, Vino tidak lebih dari sekedar sahabat. Sampai akhirnya mereka berpisah saat kelulusan SMA, dan mereka memilih perguruan tinggi yang berbeda. Empat tahun berlalu, mereka bertemu lagi setelah menyelesaikan studi masing-masing. Dengan membawa kabar gembira dari Manda yang akan segera menikah dengan Gio, pacarnya sejak SMA. Namun, Vino yang juga telah selesai menyelesaikan studinya di Malang ternyata masih belum melupakan perasaannya terhadap Manda. Dan ia memutuskan untuk memilih jalannya sendiri, mengorbankan teman-temannya yang lain demi menyembuhkan luka di hatinya.
Todos os Direitos Reservados
#746
teenager
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Taken Slowly
  • PRISMATIKA✔️
  • THEORY LOVE?
  • 𝐌𝐲 𝐕𝐚𝐧𝐝𝐚𝐥𝐚𝐬 𝐋𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫
  • Different [Completed]
  • Virgo (End)
  • Friendzone Stuck
  • Vyona ✓
  • From a friend to lover?

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo