MENUNGGU di SURGA

MENUNGGU di SURGA

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 15, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Tagskhaasy
"Aini, ayo kita pulang. Sudah terlalu lama kau di sini", ucap perempuan separuh baya pada gadis yang tak pernah beranjak dari taman ini dalam waktu lama. "Tapi, Bu, Hafidz belum datang. Dia sudah janji padaku akan pulang, Bu. Dia sudah berjanji padaku", kata Aini seraya dalam tangisan. Senja sudah surut. Malam mulai meraup. Mendung menyelimuti. Suasana makin mencekam dengan khas kenanga. Tetapi Aini tak juga beranjak dari tempatnya. Kain putih dan air mata yang masih membalutnya. Basah oleh penantian terhadap kekasihnya. "Hafidz",
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Senja Di peluk Awan
  • PEREMPUAN YANG MENCINTAI HUJAN
  • Takdir Cinta Aisyah
  • Takdir Hijrah dan Sepertiga Malam (On Going)
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • The Story of  Aisha Khumairah

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines