Auriga

Auriga

  • WpView
    Reads 193
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 15, 2019
"Bagiku, kamu selalu jadi yang paling terang." Malam itu aku pulang bersama Riga. Dia tersenyum senang, aku pun begitu. Saat itu adalah kala pertama kalinya aku memeluk Riga. Katanya, nggak ada pelukan sehangat pelukanku. Kami menghabiskan sisa waktu bersama. Yang paling ku ingat dari malam itu, ketika Riga berkata, kalau dirinya punya satu sinar, satu sinar yang mungkin bisa membantuku mencarinya di malam hari. Kalian tahu? Setelah itu, enggak ada malam-malam yang paling membahagiakan buatku selain malam bersama Riga. Auriga All Right Reserverd 2018 by penakhens.
All Rights Reserved
#5
auriga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • This Is LOVE?
  • CIRCUMPOLAR [NEW VERSION]
  • AURORA [END]
  • ARGANTA.
  • Cinta Anggara(END)
  • ALGARES [Hiatus]
  • Purple [END]
  • From a friend to lover?

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines