We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Last Knight

The Last Knight

  • WpView
    Reads 674
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 9, 2018
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Déjà Vu. Apa aku pernah bertemu dengannya di masa lalu? "Hei!!! Kenapa melamun, apa kau tidak mendengar apa yang kukatakan?" gertaknya kesal "Heem...apa?" tanyaku "Ck. Kau ini naif, polos, apa bodoh?!!" decaknya tidak sabar "Tidak ketiganya" "Ck. Menyebalkan. Dengar ini penting sekali, kau tahu kalau-" "Aku sudah tahu" potong ku cepat setelah mendengar pikirannya barusan. || Masih perlu revisi ©2018 by : Defaricha
All Rights Reserved
#659
fiksiilmiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR ANNETHA
  • SAGAKEYLA (TERBIT)
  • Game Over: Losing Control
  • You Remember Me Or Forget Me?...
  • Crazy Couple [End] ✔
  • You're MINE!
  • Rankle [Completed]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • VANIA
  • Maaf, Aku Terlambat END✅

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines