Liebesleid

Liebesleid

  • WpView
    Reads 1,364
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 25, 2018
[SEQUEL BEDA] [BOOK 2] [judul sebelumnya ; ADRIEL] Adriel Luke Siforus tak pernah mengutarakan perasaannya lewat kata-kata. ia selalu mencari perantara, sebut saja dengan tuts piano juga goresan kertas. Kebebasan yang didapatkannya dari Papanya, adalah kekangan tak kasat mata menurutnya. Bagaimana bisa ia diperbolehkan melakukan apasaja sedangkan kembarannya tak bisa? Berbeda dengan Jonathan Quon Siforus. Ia selalu mengutarakan semuanya dengan kata-kata yang sebenarnya akan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri. Papanya selalu memberinya batasan, membuatnya selalu ingin merasakan kebebasan seperti apa yang dirasakan oleh saudara kembarnya, El. Akankah El dan Joe akan menuntut perlakuan yang sama dari Papanya? Semua akan terjawab disini, dibumbui oleh cerita percintaan mereka yang rumit. Mereka mencintai satu gadis berjilbab yang sama. Akankah salah satu akan mengalah untuk kebahagiaan kembarannya? menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan gadis itu seutuhnya atau malah sama- sama melepaskan? ini bukan hanya soal cinta. semuanya tersusun dengan apik dengan sedikit masalah keluarga juga persahabatan.
All Rights Reserved
#414
kristen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HILANG [Segera Terbit]
  • GAME OVER [TERBIT]
  • Arlan and Angel [Revisi]
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Stop It, Darka! [END]
  • Muallaq (End)
  • Kamulah Takdirku (END)

BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA:) (Completed) "Tuhan mengizinkan kita untuk merasakan luka, tetapi Ia juga akan memberikan penawarnya." Ada pada ketidakadaan. Sepi di tengah keramaian. Bagaimana jika kita di tempatkan dalam keadaan tersebut? Tak ada satu pun diantara kita yang dapat menentukan takdir hidupnya sendiri bukan? Begitu juga dengan Keynara Angeline. Selalu berusaha menutup luka yang ia alami, membangun tembok es dalam hatinya. Terbiasa diabaikan dan kehilangan membuat nya tumbuh menjadi gadis tangguh. Akankah ia harus kehilangan semua yang ia miliki? Atau justru ia sendiri yang memilih untuk hilang? Lelah dengan derita yang ia tanggung. "Kamu ga perlu nangis lagi mulai sekarang. Biar aku yang bakal ngembaliin semua yang harusnya jadi milik kamu," ucap Alrich membawa secerah harapan bagi Keynara. *** Cerita ini murni hasil pemikiran saya, mohon maaf bila terdapat kesamaan tokoh, tempat, bahkan alur cerita. Semuanya itu kemungkinan karna unsur ketidaksengajaan:') Don't copas my story:') Cover Designed By : @RsyHnfh_985

More details
WpActionLinkContent Guidelines