
Ada cinta, yang sejati. Ada sayang, yang abadi. Tetapi, ketika cinta itu tetiba melayang terbang menuju hati yang lain, pantaskah diri ini terus berharap bahwa kau tetap milikku? Apakah ini pantas disebut cinta? Jika tidak, kemanakah langkah hati ini harus kulabuhkan?All Rights Reserved
1 parte